Data faktual minimalisir pemilih fiktif

Rabu, 30 Oktober 2013 - 02:07 WIB
Data faktual minimalisir...
Data faktual minimalisir pemilih fiktif
A A A
Sindonews.com - Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraini mengatakan, data faktual akan dapat memnimalisir pemilih fiktif. Pasalnya salah satu permasalahan dalam daftar pemilih, adalah adanya pemilih-pemilih fiktif.

"Kalau data pemilih memang harus berdasar data faktual di lapangan," katanya saat dihubungi KORAN SINDO di Jakarta, Selasa, 29 Oktober 2013.

Dia mengatakan, ada kondisi di lapangan yang kadang tak sesuai dengan pemahaman umum masyarakat. Misalnya terkait nama pemilih 'pocong', yang memang sepanjang ada orang yang bernama seperti itu, walaupun tidak lazim kalau secara faktual ada maka tetap harus didata oleh jajaran KPU.

"Sehingga memang data pemilih itu soal data faktual di lapangan, bukan soal kelaziman yang berlaku dalam pehamanan umum masyarakat kita," katanya.

Dia mengatakan, pembersihan pemilih tidak memenuhi syarat atau pemilih dalam DPT ini penting juga untuk mencegah manipulasi data pemilih. Meskipun dia menilai, DPT akurat 100 persen akan sulit terwujud.

Ketidakakuratan tersebut harus diantisipasi, agar tidak dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Dia mengatakan, kekurangan-kekurangan yang ada harus diantisipasi dengan prosedur dan pengawasan ketat di lapangan. "Ini untuk mencegah manipulasi pada saat pemungutan suara," ungkapnya.

Dia mengatakan, perlunya kerjasama dengan pihak lain. Seperti partai politik, pengawasa pemilu dan masyarakat untuk sama-sama proaktif memberikan masukan.

Dia menekankan, pembersihan DPT harus dilakukan terus menerus bahkan pasca ditetapkan sekalipun.

Sehingga, meskipun sudah ada di DPT tetapi pemilih yang tidak berhak harus terus dibersihkan sampai jelang hari H. "Prinsipnya hanya pemilih yang berhak saja yang boleh ada di DPT," katanya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Jurnalis Asing Wajib...
Jurnalis Asing Wajib Punya Surat Keterangan Kepolisian? Kapolri dan Kadiv Humas Polri Buka Suara
2 jam yang lalu
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
5 jam yang lalu
Mega Perintahkan Kepala...
Mega Perintahkan Kepala Daerah PDIP Ikut Retreat Gelombang Kedua jika Absen pada Gelombang Pertama
6 jam yang lalu
ART Lagi Mudik, Menteri...
ART Lagi Mudik, Menteri Raja Juli Antoni Bantu Istri Beres-Beres Rumah
6 jam yang lalu
Saksikan Malam Ini di...
Saksikan Malam Ini di INTERUPSI Siapa Suruh Datang Jakarta? Bersama Ariyo Ardi, Anisha Dasuki, Chico Hakim, dan Narasumber Lainnya, Live di iNews
7 jam yang lalu
Indonesia Kirim Bantuan...
Indonesia Kirim Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar Senilai 1,2 Juta Dolar AS
9 jam yang lalu
Infografis
Transaksi Rp349 T, Sri...
Transaksi Rp349 T, Sri Mulyani Tegaskan: Tak Ada Perbedaan Data
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved