Bawaslu dinilai lamban awasi tahapan pemilu

Selasa, 29 Oktober 2013 - 11:30 WIB
Bawaslu dinilai lamban...
Bawaslu dinilai lamban awasi tahapan pemilu
A A A
Sindonews.com - Meski dibekali anggaran sekira RP1 triliun, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dinilai lamban dalam mengawasi proses dan tahapan pemilu, termasuk soal pengawasan daftar pemilih bermasalah.

Hal itu dikatakan Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA), Ray Rangkuti. Menurutnya, hal itu cukup disayangkan dana sebesar itu, tetapi Bawaslu tak memiliki data rekapitulasi yang utuh, yang bisa dijadikan acuan bagi masyarakat memperoleh hak konstitusinya.

"Bawaslu terkesan menggampangkan masalah. Pengawasan DPT (Daftar Pemilih Tetap) tahapan paling penting pemilu (pemilihan umum) tapi Bawaslu main-main," kata Ray, saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Selasa (29/10/2013).

Justru, kata Ray, dana sebesar itu menjadi pertanyaan publik, sebenarnya dana tersebut selama ini digunakan untuk apa. Pasalnya, Bawaslu tak menyampaikan hasil temuan daftar pemilih bermasalah secara rinci. "Tentu kita layak bertanya ke mana saja alokasi dana yang mencapai Rp1 triliun tersebut," ujar Ray.

Untuk diketahui, sebelumnya Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah mengumumkan daftar jumlah suara sebesar 186,8 juta minus Kabupaten Nduga, Papua. Tetapi, daftar pemilih tersebut belum bisa ditetapkan, karena Bawaslu menemukan sebanyak 10.847.076 pemilih bermasalah. Sehingga, Bawaslu meminta KPU melakukan pembersihan data tersebut sebelum ditetapkan menjadi DPT.

Baca berita:
Bawaslu sebut aktivis pemilu sebagai mitra.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kasus Muara Enim, Eks...
Kasus Muara Enim, Eks Penyidik KPK: WTP Penting Bagi Pemda, Malah Jadi Ajang Negosiasi
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
Mahasiswa Soroti Pemborosan...
Mahasiswa Soroti Pemborosan APBN, Qodari: Prabowo Berhasil Hemat Rp300 Triliun
Polri Gelar Nobar Piala...
Polri Gelar Nobar Piala Dunia 2026, Pakar Hukum: Mendekatkan Polisi dengan Masyarakat
Ditahan KPK, Asrul Azis...
Ditahan KPK, Asrul Azis Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Praperadilan ke PN Jaksel
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
Infografis
Rezim Zelensky Panik,...
Rezim Zelensky Panik, Rusia dan AS Kompak Tekan Ukraina Gelar Pemilu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved