Bawaslu dinilai ngawur sebut penggiat pemilu pesaing

Selasa, 29 Oktober 2013 - 07:09 WIB
Bawaslu dinilai ngawur...
Bawaslu dinilai ngawur sebut penggiat pemilu pesaing
A A A
Sindonews.com - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) menganggap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) "ngawur" karena menyatakan para penggiat atau pemantau pemilu sebagai pesaingnya.

"Ini kan bahaya, Bawaslu anggap pemantau pemilu sebagai pesaing," kata Wakil Sekjen KIPP Jojo Rohi, saat dihubungi Sindonews, Jakarta, Senin 28 Oktober 2013.

Dikatakan Jojo, antara Bawaslu dan para pemantau pemilu memiliki peran dan fungsi yang sama-sama penting. Keduanya sama-sama bertugas melakukan pengawasan serta pemantauan terhadap proses pemilu. Karena itu, antara keduanya harus terjadi hubungan harmonis dan saling menguatkan.

"Apa yang membedakan pemantau dan pengawas? Hanya soal logo saja dan kewenangan yang diberikan negara, tapi prinsip kerjanya sama," jelas Jojo.

Ditambahkan Jojo, pemantau pemilu sekalipun tak resmi sebagai lembaga yang diakui sah oleh negara, tetapi memiliki peran penting dalam proses pemilu. Pemantau pemilu dalam hal ini berharap tingkat pemilih terus meningkat. Sehingga, masyarakat tak lagi golput dan memandang pemilu sebagai jalan demokrasi yang bisa diandalkan.

"Publik menilai tidak ada kaitan antara demokrasi dan peningkatan kesejahteraan. Itulah sebabnya angka golput kian meninggi," tutup Jojo.

Baca berita:
Bawaslu sebut aktivis pemilu sebagai mitra
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Masa Penahanan Gus Yaqut...
Masa Penahanan Gus Yaqut Diperpanjang selama 30 Hari
Prabowo Minta Menkes...
Prabowo Minta Menkes Perluas CKG-Perkuat Penanggulangan TBC
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved