Angka pemilih fiktif Pemilu 2014 di bawah satu juta

Jum'at, 25 Oktober 2013 - 13:28 WIB
Angka pemilih fiktif...
Angka pemilih fiktif Pemilu 2014 di bawah satu juta
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi II DPR RI Abdul Hakam Naja mengungkapkan hingga kini angka pemilih fiktif yang ditemukan berada di bawah satu juta pemilih.

Kata dia, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus mampu membersihkan hal tersebut dengan menggunakan lima elemen yang telah ditentukan untuk mencegah pemilih fiktif.

"Angkanya waktu itu di bawah satu juta. Ini memang menjadi upaya dalam pembersihan data. Kedepan ini tidak boleh ada. Karena harus ada lima elemen ada nama, alamat, tanggal lahir, status, dan NIK. Kalau satu tidak ada maka belum valid," kata Hakam di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (25/10/2013).

Menurutnya, ada beberapa kategori pemilih yang disebut fiktif. Pertama, nomor induk kependudukan seseorang berbeda dengan nama yang tercantum.

"Pemilih fiktif bisa dicek dari berbagai sisi. Yang pertama kalau dari sisi pendataan bisa dicek ada NIK tapi pakai nama orang lain. Kedua yang bersangkutan memang tidak ada. Misalnya ada pemilih yang bernama pocong, demit dan lain-lain," terangnya.

Karena itu, dalam sisa waktu dua pekan pembenahan daftar pemilih tetap (DPT), maka KPU diminta untuk bisa menyelesaikan persoalan tersebut.

"Kita kasih waktu dua pekan kepada KPU dengan lembaga yang terkait agar DPT ini dalam waktu sesingkat-singkatnya selesai. Kalau ada yang eror itu cuma 0.01 persen," tuntasnya.

Baca berita: Karut-marut DPT bukti kegagalan Kemendagri
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Jaksa Agung Serahkan...
Jaksa Agung Serahkan Hasil Pemulihan Aset Rp1,22 Triliun ke Purbaya
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Tarian Tradisional Sambut...
Tarian Tradisional Sambut Kedatangan Presiden Jerman Steinmeier di Halim
Kasus Kuota Haji, KPK...
Kasus Kuota Haji, KPK Panggil Bos Maktour Hari Ini
Presiden Jerman Steinmeier...
Presiden Jerman Steinmeier Tiba di Indonesia, Berikut Agenda Lengkapnya
Nama Dirjen Bea Cukai...
Nama Dirjen Bea Cukai Disebut di Persidangan, Siapa Layak Jadi Penggantinya?
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved