SBY: Dalam 6 bulan posisi capres bisa berubah
Kamis, 24 Oktober 2013 - 10:06 WIB
SBY: Dalam 6 bulan posisi capres bisa berubah
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyinggung soal capres yang mulai banyak bermunculan. SBY menilai capres populer saat ini belum tentu siap menghadapi Pilpres 2014.
"Sekarang ada tokoh populer tetapi prosesnya belum siap. Ada yang tidak populer tapi capable, ya disiapkan. Ya yang populer apa yang harus dilakukan biar kapabel," tutur SBY dalam acara silaturahmi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan para tokoh pers nasional, di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Rabu, 23 Oktober 2013, seperti dikutip laman setkab.go.id.
SBY menilai posisi capres yang sekarang sudah ada bisa saja pada masa mendekati Pilpres 2014 mengalami perubahan. Menurutnya posisi capres masih dapat berubah-ubah selama waktu enam bulan jelang Pemilu Legislatif 2014.
"Kita tidak tahu berapa pasang yang akan maju jadi capres, masih ada waktu enam bulan, mungkin ada perubahan-perubahan," papar SBY.
Sebagai Presiden dan juga Ketua Umum Partai Demokrat, SBY menegaskan tidak mendukung salah satu capres yang akan maju pada pilpres mendatang. Walaupun yang akan mengucapkan sumpahnya di hadapan MPR pengganti dirinya kelak, harus diterima dengan penuh.
Dia mengharapkan proses Pemilu 2014 bisa berjalan benar dan sesuai undang-undang. "Saya tidak mungkin mendukung calon presiden ini, itu. Saya Presiden, tidak boleh saya mengatakan ini, itu," kata SBY.
Mengenai keterlibatannya dalam Konvensi Partai Demokrat, SBY menegaskan, hal itu semata-mata untuk menyelamatkan partai yang terpuruk akibat berbulan-bulan jadi pemberitaan bernada buruk di hampir semua media.
Baca juga berita: Pramono Edhie capres, elektabilitas Demokrat merosot
"Sekarang ada tokoh populer tetapi prosesnya belum siap. Ada yang tidak populer tapi capable, ya disiapkan. Ya yang populer apa yang harus dilakukan biar kapabel," tutur SBY dalam acara silaturahmi dengan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan para tokoh pers nasional, di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Rabu, 23 Oktober 2013, seperti dikutip laman setkab.go.id.
SBY menilai posisi capres yang sekarang sudah ada bisa saja pada masa mendekati Pilpres 2014 mengalami perubahan. Menurutnya posisi capres masih dapat berubah-ubah selama waktu enam bulan jelang Pemilu Legislatif 2014.
"Kita tidak tahu berapa pasang yang akan maju jadi capres, masih ada waktu enam bulan, mungkin ada perubahan-perubahan," papar SBY.
Sebagai Presiden dan juga Ketua Umum Partai Demokrat, SBY menegaskan tidak mendukung salah satu capres yang akan maju pada pilpres mendatang. Walaupun yang akan mengucapkan sumpahnya di hadapan MPR pengganti dirinya kelak, harus diterima dengan penuh.
Dia mengharapkan proses Pemilu 2014 bisa berjalan benar dan sesuai undang-undang. "Saya tidak mungkin mendukung calon presiden ini, itu. Saya Presiden, tidak boleh saya mengatakan ini, itu," kata SBY.
Mengenai keterlibatannya dalam Konvensi Partai Demokrat, SBY menegaskan, hal itu semata-mata untuk menyelamatkan partai yang terpuruk akibat berbulan-bulan jadi pemberitaan bernada buruk di hampir semua media.
Baca juga berita: Pramono Edhie capres, elektabilitas Demokrat merosot
(lal)