Kasus Alkes Tangsel, KPK belum pastikan keterlibatan Wawan

Selasa, 22 Oktober 2013 - 20:36 WIB
Kasus Alkes Tangsel,...
Kasus Alkes Tangsel, KPK belum pastikan keterlibatan Wawan
A A A
Sindonews.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum bisa memastikan apakah pelaku dugaan korupsi dalam penyelidikan alat kesehatan (Alkes) di Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) meruapakan orang yang sama dalam kasus Pemilukada Lebak, Banten.

Juru Bicara KPK Johan Budi SP mengatakan, kasus ini baru masuk tahap penyelidikan. Ia juga belum mengetahui siapa atau perusahaan mana yang menjadi kontraktor dalam pengadaan Alkes tersebut.

"Jadi Alkesnya itu macam-macam, satu gabungan. Ada banyak. Soal pengguna dan perusahaan pengadaannya itu terlalu teknis banget. Yang pasti ini tahun anggaran 2010-2012," bebernya saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (22/10/13).

Johan mengungkapkan, soal nilai proyek bisa saja sampai miliaran rupiah. Tapi dia belum menerima secara detil berapa anggaran proyek itu. Termasuk kerugian negarannya. Yang jelas itu akan disampaikan jika sudah valid. Termasuk berapa jumlah perusahaan yang ikut dalam pengadaannya.

Dikonfirmasi apakah perusahaan itu mengarah ke perusahaan Tb Chaeri Wardana alias Wawan dan 10 perusahaan milik keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Johan belum mau berspekulasi.

"Kan masih dalam tahap penyelidikan. Sejauh yang saya tahu tadi tim ke Dinkes Tangsel. Apakah dari Dinkes terus ke rumah sakit juga, nanti dicek lebih lanjut. Kalau sudah dapat akan disampaikan," imbuhnya.

Dia menuturkan, dalam penyelidikan ini akan ada pihak lain yang dimintai keterangan. Tetapi dia mengatakan, sampai hari ini belum ada informasi siapa saja pihak tersebut. Dikonfirmasi apakah Airin akan dimintai keterangan, Johan lagi-lagi mengatakan, bahwa belum ada jadwalnya.

"Sampai hari ini belum ada permintaan keterangan kepada Airin, tetapi kalau diperlukan tentu akan dimintai keterangan," tandasnya.

Baca berita:
Ini solusi hilangkan politik dinasti
(kri)
Berita Terkait
Menkumham Serahkan 1.000...
Menkumham Serahkan 1.000 Paket Sembako-Alkes Buatan Napi
Kejari Tanggamus Tetapkan...
Kejari Tanggamus Tetapkan 2 Tersangka Baru Kasus Dugaan Korupsi Alkes RSUD Batin Mangunang
Korupsi Alkes Banten...
Korupsi Alkes Banten dan TPPU, Wawan Dituntut 6 Tahun Penjara
Kasus Korupsi Alkes,...
Kasus Korupsi Alkes, Tubagus Chaeri Wardana Divonis Empat Tahun Penjara
Wawan: Saya jadi Pengusaha...
Wawan: Saya jadi Pengusaha Sebelum Atut Jadi Gubernur Banten
Bantu Tangani COVID-19,...
Bantu Tangani COVID-19, Merck Salurkan Alkes dan Ambulans
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved