Indonesia diusulkan bantu Sudan pasca banjir

Selasa, 22 Oktober 2013 - 22:16 WIB
Indonesia diusulkan...
Indonesia diusulkan bantu Sudan pasca banjir
A A A
Sindonews.com - Duta Besar RI untuk Sudan, Sujatmiko mengusulkan kepada Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menko Kesra) Agung Laksono, agar Indonesia membantu tahap rekontruksi dengan membangun gedung sekolah.

Perlu diketahui, Agustus lalu Sudan dilanda banjir besar sehingga mengakibatkan bangunan yang runtuh akibat dihadang banjir.

Menurut dia, jika negara mempunyai dana maka disarankan sebaiknya bantuan tersebut berupa uang guna mendirikan sekolah. "Sudan sudah pernah membantu Indonesia dalam musibah tsunami. Sekarang gantian membantu. Saya sarankan jika ada uang, untuk mendirikan SD yang memiliki nilai Indonesia," tandasnya saat ditemui di Kantor Menko Kesra, Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Sujatmiko mengatakan, pembangunan ini akan menjadi diplomasi sosial negara Indonesia karena keterikatan sejarah saat negara Sudan baru terbentuk. Diplomasi sosial ini diharapkan dapat membuka jalur ekonomi di negara Sudan yang menurut Sujatmiko sudah mulai lelah dengan gempuran produk Cina.

"Sudan sudah bosan dengan produk Cina. Mereka bilang murah tapi kualitas rendah. Pengusaha mereka tertarik Indonesia. Kita mau Sudan menjadi negara pintu gerbang untuk ke negara Timur Tengah dan Afrika," ujar dia.

Saat ini, sekitar 800 warga negara Indonesia saat ini berada di wilayah Sudan. Sebanyak 250 diantaranya adalah siswa dari berbagai pondok pesantren di Indonesia yang menerima beasiswa belajar di negara tersebut. Sujatmiko memastikan kondisi mereka baik-baik saja.

Deputi I Kemenko Kesra Willem Rampangilei mengatakan, Menko Kesra akan segera melakukan pertemuan dengan Kepala BNPB terkait dengan bantuan yang akan diberikan pemerintah Indonesia.

"Pemerintah sangat menyambut baik memberikan bantuan. Beliau akan mempertimbangkan dengan Kepala BNPB. Juga akan bersurat kepada presiden untuk pertemuan membahas hal ini," kata Willem.

Sementara itu Menko Kesra Agung Laksono mengatakan, secepatnya akan memberikan permohonan surat kepada Presiden RI terkait pemberian bantuan kepada Sudan. Maka dirinya belum dapat memastikan berapa jumlah yang akan diberikan.

“Kita akan layangkan surat kepada Presiden SBY maka belum tahu berapa jumlah yang pasti diberikan,” tegasnya.

Baca berita:
Rendah kesadaran cuci tangan jadi sumber penyakit
(kri)
Berita Terkait
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
Travel Alliance + Grab...
Travel Alliance + Grab + Trip.com = Kombo Mantap untuk Ngebolang Keliling Asia!
Kisah di Balik Monumen...
Kisah di Balik Monumen Soekarno Rancangan Ridwan Kamil di Aljazair
Memahami Pendekatan...
Memahami Pendekatan Luar Negeri Prabowo: Refleksi Lawatan ke LN
Jokowi dan Pendekatan...
Jokowi dan Pendekatan Realis dalam Kebijakan Luar Negeri Indonesia
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Berita Terkini
Kejagung Dijadwalkan...
Kejagung Dijadwalkan Periksa Febrie Adriansyah Hari Ini, Sebelumnya Mangkir
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur...
Pakar: Pertemuan Kapolri-Direktur FBI Langkah Strategis Hadapi Kejahatan Transnasional
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved