3,6 juta TKI terancam kehilangan hak pilih

Selasa, 22 Oktober 2013 - 16:38 WIB
3,6 juta TKI terancam...
3,6 juta TKI terancam kehilangan hak pilih
A A A
Sindonews.com - Migrant Care mengungkapkan kekhawatirannya terkait hak pilih penduduk Indonesia yang tinggal di luar negeri. Anis mencatat sekitar 3,6 juta warga Indonesia bakal kehilangan hak pilihnya pada Pemilu 2014 mendatang.

"Hampir 60 persen buruh migran atau WNI di luar negeri terancam tidak memilih," kata Direktur Eksekutif Migrant Care, Anies Hidayah, di Gedung KPU, Jakarta, Selasa (22/10/2013).

Dikatakan Anies, sebanyak 60 persen warga Indonesia yang berada di luar negeri harus merelakan tak ikut pesta demokrasi lima tahunan tersebut. Pasalnya, keberadaan mereka hingga kini tak terdaftar menurut catatan yang disusun KPU.

Menurutnya, KPU hanya mencatat 1,9 juta warga, sementara jumlah mereka mencapai 6,5 juta. "Saya kira harus ada satu (kebijakan). Apakah mungkin dalam satu hari bisa mengejar sekian juta jiwa yang tidak ada dalam DPSHP yang nanti akan menjadi DPT," ujarnya.

Lebih lanjut, Anies menyebutkan bahwa kebanyakan dari WNI tersebut merupakan TKI yang menyebar di negara yang banyak menampung TKI seperti Arab Saudi dan Malaysia. Karena itu, ia meminta KPU mendata ulang jumlah pemilih yang berada di luar negeri.

"Melihat kesemrawutan ini, saya lihat KPU tidak perlu tetapkan serentak DPTLN tapi melihat kesiapan negara-negara tertentu yang bisa dilihat validitasnya secara komprehensif. Dan harus beri kesempatan pada buruh migran untuk pastikan apakah mereka terdaftar apa belum. Saya lihat KPU juga tidak memanfaatkan sosial media, untuk menjaring pemilih di luar negeri," tuturnya.

Baca berita:
KPU abaikan temuan Bawaslu soal DPT bermasalah
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved