Soal DPT, Bawaslu akui lemah lakukan pengawasan

Selasa, 22 Oktober 2013 - 14:15 WIB
Soal DPT, Bawaslu akui...
Soal DPT, Bawaslu akui lemah lakukan pengawasan
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisioner Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Daniel Zuchron mengatakan, temuannya terkait Daftar Pemilih Tetap (DPT) tingkat nasional masih lemah.

Ia mengaku sistem pengawasan di lapangan masih lemah sehingga mempengaruhi tingkat akurasi data pemilih.

Menurut Daniel, data di lapangan pasti selalu berubah, bahkan ketika Bawaslu akan memplenokan temuan tersebut, langsung direspon oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di tingkat Kabupaten/Kota.

"Belum tentu data yang diumumkan di tingkat nasional, sesuai dengan data di lapangan saat itu," ujar Daniel saat diskusi di Media Center KPU, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (22/10/2013).

Namun demikian, sekalipun fakta di lapangan masih belum mendekati sempurna, tetapi Bawaslu memiliki catatan yang harusnya dijadikan acuan bagi KPU untuk menetapkan DPT. Menurutnya, data tersebut harus dijadikan pembanding bagi KPU dalam menentukkan DPT. "Catatan itu bisa dijadikan rujukan untuk KPU mengevaluasi dirinya," jelasnya.

Dikatakan Daniel, cara kerja Bawaslu tidak semua mengacu pada pengumpulan data di tingkat nasional. Menurutnya, dalam Undang-Undang Pemilu, Bawaslu bisa menjadikan Panitia Pengawas Lapangan (PPL) sebagai acuan utama.

Sementara itu, peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), August Mellaz, mengatakan, apakah akurasi data DPT yang terbilang kurang sempurna itu apakah nantinya menjadi kesepakatan KPU dan Bawaslu sebagai sesuatu yang dimaklumi, August menilai, hal itu bisa menjadi ruang bagi Partai Politik dan masyarakat untuk menolaknya.

"Nanti apakah KPU dan Bawaslu akhirnya sepakat DPT bermasalah itu dimaklumi. Kan sudah terlambat, besok DPT di umumkan. Kita khawatir nantinya parpol (partai politik) bergejolak," tambahnya.

Baca berita terkait, pegiat pemilu tanyakan masalah DPT.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Polisi Dalami Temuan...
Polisi Dalami Temuan Emas Batangan hingga Uang saat Geledah Rumah di Sentul
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Terungkap, Polisi Amankan...
Terungkap, Polisi Amankan 15 Saksi saat Geledah 12 Lokasi
Beberkan Bukti Penggeledahan...
Beberkan Bukti Penggeledahan tapi Belum Tetapkan Tersangka, Polda Metro Jaya: Masih Pendalaman
Polri Belum Tetapkan...
Polri Belum Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara-Asabri
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Pemprov Jabar Selangkah Lagi Amankan Aset SMAN 1 Bandung
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved