Soal isu penjemputan, Subur minta maaf ke Marciano

Senin, 21 Oktober 2013 - 15:01 WIB
Soal isu penjemputan,...
Soal isu penjemputan, Subur minta maaf ke Marciano
A A A
Sindonews.com - Kabar yang menyebut mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Subur Budhisantoso dijemput oleh Badan Intelejen Negara (BIN) membuatnya gusar.

Bahkan hingga membuat Kepala BIN Marciano Norman menggelar konferensi pers. Atas peristiwa itu, dirinya pun meminta maaf kepada Marciano.

"Saya agak gusar karena ada berita seperti itu dan pas malam hari saya meminta maaf kepada Marciano karena membuat kericuhan orang banyak," katanya saat jumpa pers di kediamannya di Jalan Kartanegara, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2013).

Subur pun menjelaskan kalau dirinya memang tidak dijemput oleh BIN melainkan sengaja mendatangi Kantor BIN untuk menemui Marciano guna membahas masalah kepentingan bangsa terkait dengan dinamika politik yang tengah terjadi di Indonesia.

Kendati pertemuan itu batal lantaran Marciano memiliki agenda lain yakni hendak menjemput Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Seperti diketahui, kabar Subur dijemput oleh BIN tersiar melalui jejaring sosial YouTube yang diunggah oleh Ormas Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI), yang di dalam video berdurasi sekira tiga menit lebih itu terlihat ucapan anggota PPI, M Rachmad yang menyebutkan alasan ketidakhadiran Subur dalam agenda diskusi yang dihelat PPI karena yang bersangkutan dijemput oleh BIN.

Baca berita:
Marciano: Tidak benar Subur Budhisantoso diculik BIN
(kri)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Belum Genap 2 Bulan...
Belum Genap 2 Bulan Jabat Kepala BGN, Nanik Mundur untuk Pengobatan Jantung
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved