Loyalis Anas siap digantung jika terima dana Hambalang
Kamis, 17 Oktober 2013 - 09:28 WIB
Loyalis Anas siap digantung jika terima dana Hambalang
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto, mengaku siap digantung di alun-alun Cilacap jika menerima satu rupiah pun dari dana Hambalang.
"Kalau saya terima dana Hambalang gantung di alun-alun Cilacap. Ya bena lah, apa saya pernah bohong?," kata Tri saat berbincang dengan Sindonews melalui pesan singkat, Jakarta, Kamis (17/10/2013).
Seperti diberitakan sebelumnya, loyalis Anas tersebut membenarkan bahwa dirinya akan dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan ini, untuk menjadi saksi terkait kasus Hambalang dengan tersangka Anas Urbaningrum.
Namun, sampai saat ini, Tri mengaku heran dengan pemanggilan KPK terhadap dirinya yang kedua ini. "Iya dulu dipanggil satu lembar sekarang dipanggil tiga lembar, jadi KPK stress," tegas Tri.
Tri juga mengatakan bahwa dirinya telah siap, jika dipanggil oleh KPK bukan hanya sebagai saksi, namun juga jika seandainya dipanggil sebagai tersangka.
"Ya siaplah besok berangkat hari Kamis mas karena undangan hari Jumat jam 10.00 WIB," tandas Tri Dianto.
Baca juga berita Tridianto menilai Boediono jadi bumerang untuk Demokrat.
"Kalau saya terima dana Hambalang gantung di alun-alun Cilacap. Ya bena lah, apa saya pernah bohong?," kata Tri saat berbincang dengan Sindonews melalui pesan singkat, Jakarta, Kamis (17/10/2013).
Seperti diberitakan sebelumnya, loyalis Anas tersebut membenarkan bahwa dirinya akan dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pekan ini, untuk menjadi saksi terkait kasus Hambalang dengan tersangka Anas Urbaningrum.
Namun, sampai saat ini, Tri mengaku heran dengan pemanggilan KPK terhadap dirinya yang kedua ini. "Iya dulu dipanggil satu lembar sekarang dipanggil tiga lembar, jadi KPK stress," tegas Tri.
Tri juga mengatakan bahwa dirinya telah siap, jika dipanggil oleh KPK bukan hanya sebagai saksi, namun juga jika seandainya dipanggil sebagai tersangka.
"Ya siaplah besok berangkat hari Kamis mas karena undangan hari Jumat jam 10.00 WIB," tandas Tri Dianto.
Baca juga berita Tridianto menilai Boediono jadi bumerang untuk Demokrat.
(lal)