MoU KPU dengan Lemsaneg buka intervensi militer

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 16:51 WIB
MoU KPU dengan Lemsaneg...
MoU KPU dengan Lemsaneg buka intervensi militer
A A A
Sindonews.com - Kerja sama kesepemahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), dinilai memberi ruang bagi militer untuk mengintervensi independensi penyelenggara pemilihan umum (pemilu).

"Kepala Lemsaneg itu kan mantan jenderal aktif. Kami tidak percaya cara kerja Lemsaneg itu bisa dikontrol KPU," kata koordinator Komite Pemilih Indonesia (TePI) Jeiry Sumampow, di Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Mentenh, Jakarta Pusat, Jumat (11/10/2013).

Menurut Jeiry, lima poin kerja sama tersebut, salah satunya adalah memberikan kewenangan kepada Lemsaneg untuk menginput dan mengetahui informasi data pemilu. Jeiry mengakui, cara kerja Lemsaneg lebih canggih dalam urusan meretas data pemilu ketimbang KPU sendiri.

Sehingga, ia menduga KPU bakal kecolongan dalam hal ini. "Dia akan membuat sandi. Sudah pasti dia akan masuk untuk mengetahui data yang dimiliki KPU," ujarnya.

Selain itu, kata Jeiry, Lemsaneg merupakan lembaga negara di bidang intelijen yang langsung dibawah komando pemerintah. Menurutnya, dalam tradisi militer, komando atasan lebih didengarkan ketimbang intruksi lembaga lain, termasuk KPU. "Kan lemsaneg itu atasannya presiden, dan presidennya kan ketua partai," jelasnya.

Diketahui sebelumnya, KPU sepakat menjalin kerja sama dengan Lemsaneg untuk mengamankan data pemilu. Kerja sama tersebut disinyalir karena KPU membutuhkan sistem pengamanan data yang belum tercover sepenuhnya oleh lembaga penyelenggara pemilu itu.

Baca juga berita terkait, MoU KPU dengan Lemsaneg diprotes aktivis pemilu.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kejagung Imbau Publik...
Kejagung Imbau Publik Tak Beropini terkait Penggeledahan 12 Titik oleh Polri
Kejagung Tunggu Hasil...
Kejagung Tunggu Hasil Penyidikan Polri soal Penggeledahan Sejumlah Lokasi
Pimpinan DPR Sangkal...
Pimpinan DPR Sangkal Beri Arahan Tunda Pembahasan RUU Pemilu
Eks Sekjen MPR Maruf...
Eks Sekjen MPR Ma'ruf Cahyono Ditahan di Rutan Gedung Merah Putih KPK
Membaca Arah Baru Fleksibilitas...
Membaca Arah Baru Fleksibilitas Fiskal Indonesia
Habiburokhman Tegaskan...
Habiburokhman Tegaskan Komisi III DPR Bakal Terus Kawal Kasus Dugaan Korupsi Batu Bara
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved