Pengamat UI nilai SBY berlebihan

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 16:29 WIB
Pengamat UI nilai SBY...
Pengamat UI nilai SBY berlebihan
A A A
Sindonews.com - Pengamat Politik Universitas Indonesia (UI) Arbi Sanit menilai, kekesalan Presiden Bambang Yudhoyono (SBY) atas kesaksian Luthfi Hasan Ishaaq (LHI), soal kedekatannya denga Bunda Putri terlalu berlebihan.

"Tidak tepat seorang kepala negara menanggapi terlalu berlebihan, kan ada pengadilan yang akan membuktikan," ujar Arbi Sabit kepada SINDO, Jumat (11/10/2013).

Dia juga menilai, sikap SBY itu tidak tepat dan terlalu alergi dengan keterangan seseorang, yang menyangkut nama baik dan pencitraan SBY.

Seharusnya, meskipun hal itu tidak benar, sebagai kepala negara, SBY lebih pantas menanggapi biasa aja.

"SBY terlalu alergi dan seolah benar-benar terzalimi," ujar Arbi Sanit

Baca juga Fahri sebut SBY berlagak pilon.
(stb)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Infografis
5 Perguruan Tinggi Negeri...
5 Perguruan Tinggi Negeri yang Membuka Jalur Mandiri Nilai Rapor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved