SBY dinilai reaktif, tanggapi pengakuan Luthfi

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 10:27 WIB
SBY dinilai reaktif,...
SBY dinilai reaktif, tanggapi pengakuan Luthfi
A A A
Sindonews.com - Ketua Lembaga Survei Nasional (LSN) Umar S menilai, sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menanggapi pengakuan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq terlalu berlebihan.

"Kita semua tahu, bahwa Pak SBY dikenal sebagai sosok yang reaktif, jika menyangkut nama baiknya dan pencitraan. Namun, terkesan lambat bertindak jika menyangkut rakyat," kata Umar kepada Sindonews, melalui telepon, Jumat (11/10/2013).

Menurut Umar, jika menyangkut permasalahan hukum, semua politikus di Indonesia termasuk SBY terkesan "cuci tangan". Pura-pura tidak kenal, pura-pura belum pernah ketemu.

"Namun ketika sudah dibuktikan, maka politikus di tanah air baru mengakui jika kenal dan pernah berkomunikasi. Jadi saya kira wajar, karena semua politikus semuanya sama," ungkapnya.

Dia mengatakan, seharusnya SBY tidak perlu reaktif seperti itu, menanggapi komentar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq. "SBY bisa minta jubir atau menteri yang melakukan klarifikasi. Tidak perlu seorang negarawan reaktif seperti itu, terkecuali sudah ada proses hukum," katanya.

Menanggapi sikap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap informasi tersebut, Umar menilai, KPK tentunya akan berhati-hati terhadap keterangan yang menyebutkan kepala negara.

"KPK pasti tidak akan berbuat banyak, jika hanya sebatas keterangan tanpa dilengkapi dengan dua bukti pendukung, dari keterangan tersebut," imbuhnya.

Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
UU PFII Bukti Pemerintah...
UU PFII Bukti Pemerintah Serius Bangun Fondasi Ekonomi Jangka Panjang
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama...
BGN Perkenalkan Deputi-Sestama Baru, Ada Mantan Kapuspenkum Kejagung
Dugaan Penyamaran Aset...
Dugaan Penyamaran Aset Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Disorot
Jadi Investor Fiktif,...
Jadi Investor Fiktif, 10 WNA Ditangkap Imigrasi
Penguatan Kualitas Lulusan...
Penguatan Kualitas Lulusan Terus Digencarkan SGU
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Infografis
NATO Dinilai Belum Siap...
NATO Dinilai Belum Siap untuk Mengalahkan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved