Dinasti Atut bukti Golkar gagal beri pendidikan politik

Kamis, 10 Oktober 2013 - 08:05 WIB
Dinasti Atut bukti Golkar...
Dinasti Atut bukti Golkar gagal beri pendidikan politik
A A A
Sindonews.com - Keluarga Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah terseret ke dalam kasus dugaan suap terhadap Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) nonaktif Akil Mochtar pada Pemilukada Lebak. Tak pelak, Partai Golkar sebagai partai tempat Atut dan keluarganya bernaung ikut terguncang.

Pengamat Politik Universitas Mercu Buana, Heri Budianto mengatakan, Partai Golkar semestinya tidak hanya memikirkan kekuasaan tetapi juga melakukan pendidikan politik. Menurutnya, mengguritanya Dinasti Atut bukti Golkar telah gagal melakukan hal itu.

"Mestinya parpol termasuk Golkar bukan hanya memikirkan itu (kekuasaan), namun juga memperhatikan pendidikan politik dan etika politik bagi masyarakat," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (10/10/2013).

Ia melanjutkan, memang tidak ada aturan yang mengatur tentang "politik keluarga" tersebut, namun secara etika politik ini jelas tidak baik.

"Saya melihat justru kekuasaan politik dinasti, akan menimbulkan kekuasaan seperti raja," tandasnya.

Bukan itu saja, pusat kekuasaan akan berada pada lingkaran itu-itu saja dan akan menyebabkan proses pembangunan tidak bisa berjalan dengan baik. Pasalnya, adanya kecenderungan melibatkan anggota keluarga yang lain dalam mengatur program-program pemerintahan.

"Parahnya lagi peran kepala-kepala unit seperti kepala dinas, digerogoti oleh oknum yang mengatur ini. Saat ini sudah mulai terkuak praktik tersebut, dalam politik dinasti di Banten."

"Mestinya Golkar mengantisipasi politik dinasti menjalar di Golkar. Apalagi berlebihan, sebab akan menimbulkan kerugian bagi Golkar," pungkasnya.

Baca berita:
Kekuasaan Atut menggurita di wilayah Banten
(kri)
Berita Terkait
Datangi Mahkamah Partai...
Datangi Mahkamah Partai di Jakarta, Pengurus Golkar Kota Bekasi Ogah Dipimpin Dinasti Korupsi
Sistem Pemilu Proposional...
Sistem Pemilu Proposional Terbuka Merupakan Putusan MK pada 2008, Bersifat Final dan Mengikat
Gugatan Jaksa Dipecat...
Gugatan Jaksa Dipecat Karena Korupsi Ditolak Mahkamah Konstitusi
Mahkamah Partai Golkar...
Mahkamah Partai Golkar Diminta Sahkan Kepengurusan Nofel Saleh Hilabi
Penetapan TP Sebagai...
Penetapan TP Sebagai Ketua Golkar Sulsel Mulai Disidangkan di Mahkamah Partai
Partai Golkar Mendukung...
Partai Golkar Mendukung Pembentukan Mahkamah Etik Nasional
Berita Terkini
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
Respons Hukum Kejagung...
Respons Hukum Kejagung Dinilai Kunci Benahi Tata Kelola MBG
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved