Pasca haji, SDA akan usung capres PPP
Jum'at, 04 Oktober 2013 - 09:31 WIB
Pasca haji, SDA akan usung capres PPP
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali kembali menegaskan, jika dirinya belum memikirkan soal pencapresannya.
Ia masih memikirkan pelaksanaan ibadah haji. Setelah itu, ia baru akan memikirkan pencapresan. "Setelah pelaksanaan ibadah haji tahun ini, maka saya akan memikirkan secara sungguh-sungguh mengenai dukungan-dukungan yang sudah mengalir," ujar Suryadharma di Bandung, Jawa Barat, Kamis, 3 Oktober 2013.
Dia mengaku banyak dukungan yang mengalir agar dirinya maju sebagai capres dari partai berlambang Ka'bah itu. Tapi ia meminta waktu untuk berkonsentrasi mengurus pelaksanaan ibadah haji. "Saya sebagai Menteri Agama, diamanati untuk menjalankan ini," ungkapnya.
Suryadharma mengatakan, soal pencapresan akan dibahas dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Di sana bisa diketahui siapa yang akhirnya akan diusung PPP sebagai capres.
Sementara ketika disinggung PPP 'telat panas' untuk mengusung capres, ia menjawabnya dengan santai. "Menurut wartawan bagaimana, terlambat atau tidak capres dari PPP," tandasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
Ia masih memikirkan pelaksanaan ibadah haji. Setelah itu, ia baru akan memikirkan pencapresan. "Setelah pelaksanaan ibadah haji tahun ini, maka saya akan memikirkan secara sungguh-sungguh mengenai dukungan-dukungan yang sudah mengalir," ujar Suryadharma di Bandung, Jawa Barat, Kamis, 3 Oktober 2013.
Dia mengaku banyak dukungan yang mengalir agar dirinya maju sebagai capres dari partai berlambang Ka'bah itu. Tapi ia meminta waktu untuk berkonsentrasi mengurus pelaksanaan ibadah haji. "Saya sebagai Menteri Agama, diamanati untuk menjalankan ini," ungkapnya.
Suryadharma mengatakan, soal pencapresan akan dibahas dalam rapat pimpinan nasional (rapimnas) pada akhir tahun ini atau awal tahun depan. Di sana bisa diketahui siapa yang akhirnya akan diusung PPP sebagai capres.
Sementara ketika disinggung PPP 'telat panas' untuk mengusung capres, ia menjawabnya dengan santai. "Menurut wartawan bagaimana, terlambat atau tidak capres dari PPP," tandasnya.
Klik di sini untuk berita terkait.
(stb)