Kerja sama Lemsaneg, KPU janji tetap terbuka
Kamis, 03 Oktober 2013 - 13:19 WIB
Kerja sama Lemsaneg, KPU janji tetap terbuka
A
A
A
Sindonews.com - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Husni Kamil Manik, menjelaskan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) lembaganya dengan Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR, Husni menjelaskan kerja sama yang mereka tanda tangani, adalah untuk mengamankan teknologi informasi dan komunikasi Pemilu 2014.
Tak hanya itu, kerja sama ini juga untuk meningkatkan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) untuk pesta demokrasi tahun depan.
"Tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamanan data, penyediaan sumber manusia," kata Husni di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2013).
Dia melanjutkan, dalam kerja sama ini tidak ada niatan KPU untuk menutup informasi kepada publik. Dirinya berjanji lembaganya tetap terbuka dan akuntabel, serta menerima masukan dari masyarakat terkait kerja sama tersebut. "Antara KPU dan Lemsaneg, kami memastikan KPU memiliki sistem yang trnsparan dan akuntabel," ungkapnya.
"KPU mempersilakan kepada publik untuk mengakses data antara KPU dengan Lemsaneg, KPU siap bekerja sama dengan berbagai pihak terkait kerja sama KPU dengan Lemsaneg," tuntasnya.
Dalam kesempatan itu, Husni juga menyampaikan ruang lingkup yang menjadi kerja sama di antara kedua belah pihak ini.
Berikut ruang lingkup kerja sama antara KPU dengan Lemsaneg:
A. Penyedian, pengembangan SDM dalam pengamanan sistem dalam Pemilu 2014.
B. Sistem penyediaan perangkat, pengadaan data dan informasi dalam Pemilu 2014.
C. Pengamanan dokumen elektronik dan distribusi dalam Pemilu 2014.
D. Pengamanan data center dan perangkat yang digunakan.
E. Pengamanan elektronik pimpinan KPU.
Klik di sini untuk berita terkait
Dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi I DPR, Husni menjelaskan kerja sama yang mereka tanda tangani, adalah untuk mengamankan teknologi informasi dan komunikasi Pemilu 2014.
Tak hanya itu, kerja sama ini juga untuk meningkatkan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dalam penyediaan sumber daya manusia (SDM) untuk pesta demokrasi tahun depan.
"Tujuannya untuk meningkatkan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi pengamanan data, penyediaan sumber manusia," kata Husni di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (3/10/2013).
Dia melanjutkan, dalam kerja sama ini tidak ada niatan KPU untuk menutup informasi kepada publik. Dirinya berjanji lembaganya tetap terbuka dan akuntabel, serta menerima masukan dari masyarakat terkait kerja sama tersebut. "Antara KPU dan Lemsaneg, kami memastikan KPU memiliki sistem yang trnsparan dan akuntabel," ungkapnya.
"KPU mempersilakan kepada publik untuk mengakses data antara KPU dengan Lemsaneg, KPU siap bekerja sama dengan berbagai pihak terkait kerja sama KPU dengan Lemsaneg," tuntasnya.
Dalam kesempatan itu, Husni juga menyampaikan ruang lingkup yang menjadi kerja sama di antara kedua belah pihak ini.
Berikut ruang lingkup kerja sama antara KPU dengan Lemsaneg:
A. Penyedian, pengembangan SDM dalam pengamanan sistem dalam Pemilu 2014.
B. Sistem penyediaan perangkat, pengadaan data dan informasi dalam Pemilu 2014.
C. Pengamanan dokumen elektronik dan distribusi dalam Pemilu 2014.
D. Pengamanan data center dan perangkat yang digunakan.
E. Pengamanan elektronik pimpinan KPU.
Klik di sini untuk berita terkait
(stb)