Mantan Sekda Bandung kembali diperiksa KPK

Rabu, 02 Oktober 2013 - 12:02 WIB
Mantan Sekda Bandung...
Mantan Sekda Bandung kembali diperiksa KPK
A A A
Sindonews.com - Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Edi Siswadi, kembali menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Edi merupakan tersangka dugaan suap pengurusan Bantuan Sosial (Bansos) Pemerintah Daerah (Pemda) Bandung itu, diperiksa untuk kasus yang menjerat mantan Wali Kota Bandung, Dada Rosada.

"Dia (Edi Siswadi) diperiksa sebagai saksi," kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha, di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (2/10/2013).

Informasi yang dihimpun, Edi Siswadi bakal dimintai keterangan terkait kasus suap bantuan sosial pemerintah daerah Bandung saat walikota Bandung dijabat Dada Rosada. Pemeriksaan terhadap pria yang biasa disapa Edi Sis itu dilakukan penyidik KPK untuk melengkapi berkas pemeriksaan mantan atasannya, Dada Rosada.

Selain memeriksa Edi Siswadi, penyidik KPK juga menjadwalkan pemeriksaan seorang berprofesi sebagai swasta bernama Emma Soelaeman. "Dia (Emma Soelaeman) juga diperiksa sebagai saksi," ujarnya.

Dalam perkara ini KPK telah menetapkan enam tersangka dalam kasus suap Rp150 juta yang diterima Hakim Setiabudi Tedjocahyono. Dua dari enam tersangka yang belum lama ditetapkan KPK terkait kasus tersebut adalah Wali Kota Bandung, Dada Rosada dan eks Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bandung, Edi Siswadi.

Empat tersangka lainnya adalah Hakim Setyabudi Tejocahyono, Toto Hutagalung, Asep Triana, dan PLT Kepala Dinas Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Herry Nurhayat.

Ikuti berita terkait dengan klik link ini.
(maf)
Berita Terkait
Parah, 2 Oknum Hakim...
Parah, 2 Oknum Hakim PN Rangkasbitung Ditangkap saat Pesta Sabu
MKH Pecat Hakim Penerima...
MKH Pecat Hakim Penerima Suap Kepengurusan Perkara Dede Suryaman
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, 3 Hakim yang Menyidangkan Ronald Tannur Jadi Tersangka
Janjikan Bantu 11 Perkara,...
Janjikan Bantu 11 Perkara, Hakim Ad Hoc PHI Medan Diberhentikan Tidak Hormat
Menyedihkan, Hakim Paling...
Menyedihkan, Hakim Paling Banyak Terjerat Kasus Korupsi
Dieksekusi ke Lapas...
Dieksekusi ke Lapas Surabaya, Mantan Hakim Itong Masuk Sel Isolasi
Berita Terkini
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved