Miing: Komisi X DPR bukan lembaga penegak hukum

Selasa, 01 Oktober 2013 - 09:00 WIB
Miing: Komisi X DPR...
Miing: Komisi X DPR bukan lembaga penegak hukum
A A A
Sindonews.com - Komisi X DPR tidak bisa mengungkap rekening mencurigakan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), karena Komisi X DPR bukan lembaga penegak hukum.

Hal itu diungkapkan Anggota Komisi X DPR RI Dedi "Miing" Gumelar. Menurutnya, yang berhak mengungkap rekening mencurigakan adalah inspektorat jenderal.

"Komisi X DPR itu tugasnya mengawasi secara kelembagaan. Kasus rekening mencurigakan adalah individu di lingkung Kemendikbud, jadi yang berhak inspektorat yang kemudian bisa dilanjutkan kepada penegak hukum," katanya kepada Sindonews, Senin (30/9/2013).

Komisi X DPR, lanjutnya, baru bisa melakukan fungsinya sebagai pengawas terhadap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BKP) dalam Ujian Nasional (UN). "Untuk kasus rekening mencurigakan adalah individu," ungkapnya.

Dia menyayangkan sikap PPATK yang tidak melaporkan temuan rekening mencurigakan tersebut kepada penegak hukum. Selain itu, Miing juga menyayangkan sikap Kejaksaan Agung (Kejagung), yang memberikan keterangan kepada media secara setengah-setengah.

"Jika PPATK menemukan kecurigaan, serahkan ke pejabat hukum. Jika sudah jelas, baru diekspos," ungkapnya.

Miing juga mempertanyakan terhadap dua lembaga tersebut (PPATK dan Kejagung), mengenai rekening mencurigakan tersebut.

"Rekening mencurigakan ini seharusnya ditelusuri terlebih dahulu. Apakah hasil korupsi? Atau hasil bisnis dan warisan? Memang tidak boleh, seseorang memiliki uang banyak?," tanyanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, PPATK melansir ada PNS Kemendikbud yang memiliki rekening mencurigakan senilai Rp5 miliar. Namun belum dapat dipastikan apakah uang tersebut hasil korupsi atau bukan.

Tidak hanya PPATK, Kejagung juga mengaku, pihaknya sampai saat ini masih menyelidiki kasus dugaan rekening mencurigakan milik empat orang pejabat di Kemendikbud.

Klik di sini untuk berita selengkapnya.
(stb)
Berita Terkait
Mencurigakan! Tersangka...
Mencurigakan! Tersangka Solar Oplosan di Ogan Ilir Miliki Rekening Gendut
Lusa, KPK Panggil Rafael...
Lusa, KPK Panggil Rafael Alun Trisambodo Klarifikasi Rekening Jumbo Mencurigakan
Bareskrim Bentuk Tim...
Bareskrim Bentuk Tim Usut Dugaan Transaksi Mencurigakan 256 Rekening Panji Gumilang
Warga Jember Dapat Paket...
Warga Jember Dapat Paket Mencurigakan, Ternyata Ini Isinya
Bekukan Rekening Nganggur...
Bekukan Rekening Nganggur 3 Bulan, PPATK Didukung Perbankan
Rekening Diblokir PPATK,...
Rekening Diblokir PPATK, BNI Jamin Data dan Dana Nasabah Aman
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Hukum yang Menyita Perhatian Publik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved