Mahfud MD: Kecurangan pemilu pasti terjadi

Minggu, 29 September 2013 - 17:03 WIB
Mahfud MD: Kecurangan...
Mahfud MD: Kecurangan pemilu pasti terjadi
A A A
Sindonews.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menegaskan, demokrasi pascareformasi berjalan lebih baik ketimbang di zaman orde baru. Bahkan pemilu tahun 1999 dinilai Pemilu yang sangat demokratis.

Namun Mahfud menilai, kecurangan selalu terjadi di setiap Pemilu. Tetapi pascareformasi, kecurangan saat pemilu bisa ditangani dengan lebih maju yakni digugat ke MK.

"Sekarang curang, semua partai pasti curang, kalau dulu curang hanya Golkar sudah diatur kursinya, sekarang yang curang semuanya secara bersama-sama, dari sidang-sidang saya hasil putusan MK, saat ini jauh lebih demokratis dalam bidang kecurangan," tukasnya dalam acara pelantikan pengurus KAHMI di Aula Balaikota Depok, Minggu (29/09/2013).

Mahfud menambahkan selama dia menjabat sebagai Ketua MK, banyak kursi yang sudah disahkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) ia batalkan salam sidang. Jauh berbeda kondisinya saat dulu di mana kursi Pemilu bisa direkayasa.

"Sekarang kalau curang bisa digugat ke MK, asal tahu saja dalam pemilu tahun 2009, saya batalkan 72 kursi hasil yang sudah disahkan KPU. 12 kursi di DPR pusat, DPRD 60 kursi, ini tanda bahwa era reformasi demokrasi lebih maju," jelasnya.

Mahfud melanjutkan tanda-randa demokrasi lebih maju yakni saat ini Indonesia tak pernah dengar diancam pengadilan HAM oleh sidang PBB. Selain itu kebebasan pers juga sudah dijunjung tinggi.

"Di Indonesia tak pernah terjadi pelanggaran HAM berat yaitu pelanggaran yang dilakukan negara oleh rakyatnya, secara sistematis, dan terstruktur. Dulu kan setiap tahun Indonesia diagendakan di sidang oleh PBB. Setiap tahun zaman Pak Harto, tiap tahun kasih utusan. Sekarang pelanggaran HAM terjadi dari rakyat terhadap rakyat lain," tandasnya.

Baca juga berita Mahfud MD: Demokrasi Indonesia dalam kesesatan dan kegelapan.
(lal)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved