Selamatkan Wilfrida, Muhaimin terbang ke Malaysia

Kamis, 26 September 2013 - 09:14 WIB
Selamatkan Wilfrida,...
Selamatkan Wilfrida, Muhaimin terbang ke Malaysia
A A A
Sindonews.com - Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Muhaimin Iskandar dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kuala Lumpur, Malaysia, hari ini. Hal ini untuk melakukan lobi diplomatik kepada pemerintah Malaysia agar mengupayakan pembebasan tenaga kerja Indonesia (TKI) Wilfrida Soik, yang terancam hukuman mati.

Muhaimin mengatakan, agenda utama dalam kunjungan kerja ke Malaysia adalah memberikan dukungan maksimal agar persidangan hukum terhadap Wilfrida dapat berjalan dengan objektif dan adil.

Selama berada di Malaysia, Muhaimin diagendakan melakukan pertemuan bilateral dengan menteri dalam negeri Malaysia. Selain membicarakan kasus Wilfrida, dalam pertemuan itupun dibahas mengenai berbagai permasalahan terkait penempatan dan perlindungan TKI yang bekerja di Malaysia.

“Pemerintah terus melakukan berbagai upaya untuk menyelamatkan TKI Wilfrida. Selain melakukan pembelaan hukum secara maksimal, kita pun melakukan langkah pendekatan diplomatik secara bilateral untuk membebaskan Wilfrida," katanya di Jakarta, Kamis (26/9/2013) sebelum terbang ke Malaysia.

Muhaimin mengatakan langkah pendekatan diplomasi dengan pemerintah Malaysia harus dilakukan untuk membebaskan Wilfrida dari ancaman hukuman mati. Diplomasi antar kedua negara ini penting untuk memberikan keadilan bagi Wilfrida.

Selama ini, Kata Muhaimin pihak Kemnakertrans terus berkoordinasi dengan Kemenlu melalui KBRI Kuala Lumpur untuk memberikan pendampingan dan bantuan hukum dengan menyediakan tim pengacara yang andal dan berkompeten.

“Sejak awal Tim pengacara terus mendampingi dan mengawal proses persidangan dengan optimal. Mereka terus berusaha keras mencari bukti-bukti hukum yang kuat sebagai terobosan meringankan dan membebaskan Wilfrida dari ancaman hukuman mati,“ kata Muhaimin.

Muhaimin mengatakan dalam kasus Wilfrida ini, pengadilan harus mempertimbangkan statusnya yang sebenarnya korban perdagangan manusia, yang semestinya mendapatkan perlindungan.

“Pengadilan Malaysia harus mempertimbangkan aspek kemanusian bagi Wilfrida serta membuktikan komitmen Malaysia dalam memberantas aksi perdagangan manusia di negaranya. Kita terus dorong pemerintah Malaysia untuk menyelesaikan masalah Wifrida ini dengan baik, Kata Muhaimin.

“Pemerintah Indonesia terus berupaya semaksimal mungkin untuk membebaskan Wilfrida dari ancaman hukuman mati. Kami akan terus berjuang dan optimis Wilfrida akan selamat dan dibebaskan, “kata Muhaimin.

Seperti diketahui, pengadilan Malaysia menuduh Wilfrida membunuh majikan perempuannya yang bernama Yeap Seok Pen pada 7 Desember 2010. Padahal Wilfrida mengaku sama sekali tak terlintas untuk berencana membunuh majikannya tersebut dan hanya berupaya membela diri dari tindakan kekerasan Yeap terhadap dirinya.

Saat ini Wilfrida masih ditahan di Penjara Pengkala Chepa, Kota baru, Negeri Kelantan Malaysia. Proses pengadilan baru memasuki masa persidangan awal dan kemungkinan masih akan memakan waktu dan proses yang lama.

baca juga berita Prabowo dampingi persidangan Wilfrida di Malaysia.
(lal)
Berita Terkait
Bayar Diyat Rp15,5 M...
Bayar Diyat Rp15,5 M dan Penjara 20 Tahun, TKI Ini Akhirnya Lolos Eksekusi di Arab
Sekda: Ety Bisa Kembali...
Sekda: Ety Bisa Kembali Berkat Doa Seluruh Masyarakat Majalengka
Disnakertrans Jabar...
Disnakertrans Jabar Siap Fasilitasi Kepulangan Ety ke Majalengka
Wakil Ketua MPR Sore...
Wakil Ketua MPR Sore Ini Jemput TKI Bebas dari Hukuman Mati di Soetta
TKW Bebas dari Hukuman...
TKW Bebas dari Hukuman Mati, Jazilul Fawaid: Satu Nyawa Sangat Berharga
Ketum PBNU Ucapkan Syukur...
Ketum PBNU Ucapkan Syukur atas Bebasnya Ety dari Hukuman Mati di Saudi
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
Curacao, Negara Terkecil...
Curacao, Negara Terkecil yang Lolos ke Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved