Cegah kasus kolor ijo, Lemsaneg gunakan sandi

Selasa, 24 September 2013 - 19:02 WIB
Cegah kasus kolor ijo,...
Cegah kasus kolor ijo, Lemsaneg gunakan sandi
A A A
Sindonews.com - Jelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2014, Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) dilibatkan untuk mengamankan sistem informasi hasil pemilu, supaya tidak terjadi kebocoran.

Dalam pengamanan nanti, tentu harus menggunakan sandi supaya tida bisa dirubah. Menurutnya, kasus nama partai politik (parpol) berubah jadi "kolor ijo" tidak akan terjadi lagi.

"Sandi-sandi tertentu itu untuk sistem pengiriman, supaya tidak diganggu dan diubah. dulu kan pernah terjadi, nama partai jadi "kolor ijo" segala macam," kata Kepala Lemsaneg Mayjen TNI Djoko Setiadi di Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2013).

Dalam Pemilu 2009 lalu, Lemsaneg memang tidak terlibat dalam sistem pengamanan hasil pemilu. Mengenai tim yang akan terlibat, kata Djoko, masih tergantung dengan kebutuhan. Pada prinsipnya, Lemsaneg sangat mendukung langkah KPU untuk mencegah adanya kebocoran, supaya kejadian seperti pemilu 2009 tidak terjadi lagi.

Djoko hadir KPU dalam rangka untuk menandatangani nota kesepahaman dengan KPU dan beberapa lembaga yakni Ikatan akuntan Insdonesia (IAI), Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI).

Lemsaneg, kata Djoko, akan mengamankan sistem informasi data pemilih (sidalih). Menurutnya, supaya hal yang tidak diinginkan kembali terjadi termasuk perubahan hasil suara.

"Pasti akan kita amankan, termasuk data center. itu yang paling rawan. kan waktu 2009 ada nama partai berubah, jumlah perolehan berubah, data tidak sama. itu kita jaga. jadi kontennya kita jaga, sesuai dengan aslinya," tukasnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved