Pemerintah canangkan global etik di IGF
Senin, 23 September 2013 - 16:34 WIB
Pemerintah canangkan global etik di IGF
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Indonesia menyarankan agar antar negara mempunyai global etik dalam mengakses internet. Hal ini akan dibawa dalam forum Internet Governance Forum (IGF) Oktober 2013 mendatang.
Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informaika (Kemenkominfo) Ashwin Sasongko mengatakan, sampai saat ini dalam pengaksesan internet setiap negara mempunyai standar dan peraturan di dalamnya.
Dia mencontohkan seperti halnya pornografi dan legalisasi ganja menjadi hal yang biasa diluar negeri sedangkan di Indonesia dilarang keras. Menurutnya, global etik menjadi sangat penting guna menjadikan pengertian terhadap kebijakan dalam pengaksesan di suatu negara.
"Dengan aturan yang berbeda-beda di setiap negara dan cyber space mempunyai kepentingan sendiri-sendiri disetiap negara," tandas dia saat ditemui di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (23/9/2013).
Saat ini, di seluruh negara belum mempunyai global etik untuk internet. Hal ini menjadi ide brilian pemerintah dalam mencanangkan pada forum IGF dan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang akan dilaksanakan mendatang.
Dirjen Aplikasi Informatika Kementerian Komunikasi dan Informaika (Kemenkominfo) Ashwin Sasongko mengatakan, sampai saat ini dalam pengaksesan internet setiap negara mempunyai standar dan peraturan di dalamnya.
Dia mencontohkan seperti halnya pornografi dan legalisasi ganja menjadi hal yang biasa diluar negeri sedangkan di Indonesia dilarang keras. Menurutnya, global etik menjadi sangat penting guna menjadikan pengertian terhadap kebijakan dalam pengaksesan di suatu negara.
"Dengan aturan yang berbeda-beda di setiap negara dan cyber space mempunyai kepentingan sendiri-sendiri disetiap negara," tandas dia saat ditemui di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (23/9/2013).
Saat ini, di seluruh negara belum mempunyai global etik untuk internet. Hal ini menjadi ide brilian pemerintah dalam mencanangkan pada forum IGF dan Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) yang akan dilaksanakan mendatang.
(maf)