Penolakan Komisi III DPR terhadap Ruhut sudah benar
Minggu, 22 September 2013 - 13:52 WIB
Penolakan Komisi III DPR terhadap Ruhut sudah benar
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jendral (Sekjen) Majelis Kedaulatan Rakyat Indonesia (MKRI) Adhie Massardi menilai, penolakan seluruh anggota Komisi III DPR terhadap penunjukan Ruhut Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR sudah benar.
"Soal Komisi III, apa yang dilakukan teman-teman di Komisi III untuk menolak RS (Ruhut Sitompul) sudah benar," kata Adhie saat berbincang dengan Sindonews melalui pesan singkat, Jakarta, Minggu (22/9/2013).
Karena menurut Adhie, jika Komisi III diketuai oleh Ruhut Sitompul, Komisi III DPR akan kehilangan integritas serta kredibilitasnya. Tidak hanya itu, Adhie juga menilai bahwa wibawa DPR pun akan hancur, karena masyarakat sudah banyak yang mengetahui bahwa Ruhut Sitompul hanyalah alat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Sebab kalau Komisi III betul-betul dipimpin RS, bukan hanya Komisi III yang kehilangan integritas, kredibilitasnya, tapi seluruh DPR akan rontok wibawanya. Sebab mayoritas rakyat Indonesia mengenal RS sebagai badutnya SBY," tandas Adhie.
Adhie juga mengatakan, kendati masyarakat sudah tidak ada lagi yang percaya dengan DPR, namun masih ada beberapa masyarakat yang menyimpan harapan kepada DPR. Akan tetapi, jika Ruhut Sitompul memimpin Komisi III yang notabene fokus kepada hukum, maka Adhie meyakini hukum di Indonesia akan berantakan.
"Benar, rakyat sudah muak sama kelakuan orang-orang DPR, tapi di balik itu diam-diam masih menyimpan harapan. Tapi kalau RS benar-benar memimpin salah satu komisi di sana, apa lagi ini Komisi III yang domainnya hukum, bisa meruntuhkan langit hukum kita yang sudah acak-adul begini," tandas Adhie.
Baca tanggapan Ruhut Sitompul ditolak sebagai Ketua Komisi III DPR
"Soal Komisi III, apa yang dilakukan teman-teman di Komisi III untuk menolak RS (Ruhut Sitompul) sudah benar," kata Adhie saat berbincang dengan Sindonews melalui pesan singkat, Jakarta, Minggu (22/9/2013).
Karena menurut Adhie, jika Komisi III diketuai oleh Ruhut Sitompul, Komisi III DPR akan kehilangan integritas serta kredibilitasnya. Tidak hanya itu, Adhie juga menilai bahwa wibawa DPR pun akan hancur, karena masyarakat sudah banyak yang mengetahui bahwa Ruhut Sitompul hanyalah alat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Sebab kalau Komisi III betul-betul dipimpin RS, bukan hanya Komisi III yang kehilangan integritas, kredibilitasnya, tapi seluruh DPR akan rontok wibawanya. Sebab mayoritas rakyat Indonesia mengenal RS sebagai badutnya SBY," tandas Adhie.
Adhie juga mengatakan, kendati masyarakat sudah tidak ada lagi yang percaya dengan DPR, namun masih ada beberapa masyarakat yang menyimpan harapan kepada DPR. Akan tetapi, jika Ruhut Sitompul memimpin Komisi III yang notabene fokus kepada hukum, maka Adhie meyakini hukum di Indonesia akan berantakan.
"Benar, rakyat sudah muak sama kelakuan orang-orang DPR, tapi di balik itu diam-diam masih menyimpan harapan. Tapi kalau RS benar-benar memimpin salah satu komisi di sana, apa lagi ini Komisi III yang domainnya hukum, bisa meruntuhkan langit hukum kita yang sudah acak-adul begini," tandas Adhie.
Baca tanggapan Ruhut Sitompul ditolak sebagai Ketua Komisi III DPR
(lal)