Ruhut pimpin Komisi III DPR karena loyalitasnya
Sabtu, 21 September 2013 - 09:16 WIB
Ruhut pimpin Komisi III DPR karena loyalitasnya
A
A
A
Sindonews.com - Penunjukkan Ruhut Poltak Sitompul sebagai Ketua Komisi III DPR RI menggantikan Gede Pasek Suardika terus menuai kontroversi.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menilai, ditunjuknya Ruhut oleh Fraksi Partai Demokrat untuk menduduki Ketua Komisi III DPR, karena kemampuan dia selama ini untuk tetap loyal terhadap partainya.
"Ruhut Sitompul ini orang yang bertahan di Demokrat, karena kemampuan dia untuk loyalitas kepada SBY, ya bisa dibilang cari muka," kata Boni saat dihubungi Sindonews, Sabtu (21/9/2013).
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan mereka tidak akan mengubah keputusan dengan menunjuk Ruhut sebagai Ketua Komisi III menggantikan Pasek.
"Kami kira tidak (Ruhut tetap Ketua Komisi III), kenapa harus mengubah. Karena di sini azas nya harus saling menghargai. Kami juga tidak pernah menolak fraksi lain," kata Nurhayati sebelumnya.
Nurhayati pun menilai wajar jika ada penolakan, karena itu dinilainya bagian dari dinamika politik yang biasa terjadi. "Ini kan merupakan dinamika di dalam politik dan biasa, memang ada hak memberikan tanggapan tetapi bukan penolakan," terangnya.
Dalam kesempatan itu, dirinya pun meminta seluruh anggota Komisi III bisa memberikan kesempatan kepada mantan publik figur itu untuk memimpin komisi yang membidangi masalah hukum tersebut.
"Berikan (kesempatan) Pak Ruhut Sitompul memimpin bagaimana dia memimpin. Mungkin saat anggota bisa lebih santai, namun ketika jadi pemimpin harus punya leadership," tuntasnya.
Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Boni Hargens menilai, ditunjuknya Ruhut oleh Fraksi Partai Demokrat untuk menduduki Ketua Komisi III DPR, karena kemampuan dia selama ini untuk tetap loyal terhadap partainya.
"Ruhut Sitompul ini orang yang bertahan di Demokrat, karena kemampuan dia untuk loyalitas kepada SBY, ya bisa dibilang cari muka," kata Boni saat dihubungi Sindonews, Sabtu (21/9/2013).
Sebelumnya, Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf mengatakan mereka tidak akan mengubah keputusan dengan menunjuk Ruhut sebagai Ketua Komisi III menggantikan Pasek.
"Kami kira tidak (Ruhut tetap Ketua Komisi III), kenapa harus mengubah. Karena di sini azas nya harus saling menghargai. Kami juga tidak pernah menolak fraksi lain," kata Nurhayati sebelumnya.
Nurhayati pun menilai wajar jika ada penolakan, karena itu dinilainya bagian dari dinamika politik yang biasa terjadi. "Ini kan merupakan dinamika di dalam politik dan biasa, memang ada hak memberikan tanggapan tetapi bukan penolakan," terangnya.
Dalam kesempatan itu, dirinya pun meminta seluruh anggota Komisi III bisa memberikan kesempatan kepada mantan publik figur itu untuk memimpin komisi yang membidangi masalah hukum tersebut.
"Berikan (kesempatan) Pak Ruhut Sitompul memimpin bagaimana dia memimpin. Mungkin saat anggota bisa lebih santai, namun ketika jadi pemimpin harus punya leadership," tuntasnya.
(maf)