Muluskan Ruhut, Fraksi Demokrat akan lobi-lobi politik
Jum'at, 20 September 2013 - 12:01 WIB
Muluskan Ruhut, Fraksi Demokrat akan lobi-lobi politik
A
A
A
Sindonews.com - Jika mengacu pada tata tertib dan UU MD3 Pasal 52 khususnya Ayat 6 menjelaskan jika musyawarah mufakat tidak tercapai maka bisa diambil suara terbanyak (voting) dalam memutuskan ketua komisi setelah sebelumnya diajukan fraksi yang berwenang.
Untuk menghindari kalah dalam voting pada penunjukan Ketua Komisi III Ruhut Poltak Sitompul menggantikan Gede Pasek Suardika, Fraksi Partai Demokrat akan menggunakan lobi-lobi politik ke setiap fraksi.
"Yang jelas sebagai Ketua Fraksi (Partai Demokrat) kami akan lakukan lobi-lobi politik dan itu suatu keniscayaan dalam demokrasi dan bukan suatu hal yang dilarang," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di ruang kerjanya Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (20/9/2013).
Sebelumnya, Nurhayati mengatakan Fraksi Partai Demokrat tidak akan mengubah keputusan dengan menunjuk Ruhut sebagai Ketua Komisi III DPR menggantikan Pasek.
"Kami kira tidak (Ruhut tetap Ketua Komisi III), kenapa harus mengubah. Karena di sini azasnya harus saling menghargai. Kami juga tidak pernah menolak fraksi lain," kata Nurhayati sebelumnya.
Nurhayati pun menilai wajar jika ada penolakan, karena itu dinilainya bagian dari dinamika politik yang biasa terjadi. "Ini kan merupakan dinamika di dalam politik dan biasa, memang ada hak memberikan tanggapan tetapi bukan penolakan," terangnya.
Dalam kesempatan itu, dirinya pun meminta seluruh anggota Komisi III bisa memberikan kesempatan kepada mantan publik figur itu untuk memimpin komisi yang membidangi masalah hukum tersebut.
"Berikan (kesempatan) Pak Ruhut Sitompul memimpin bagaimana dia memimpin. Mungkin saat anggota bisa lebih santai, namun ketika jadi pemimpin harus punya leadership," tuntasnya.
Baca juga berita Fraksi Demokrat kekeuh Ruhut jadi Ketua Komisi III
Untuk menghindari kalah dalam voting pada penunjukan Ketua Komisi III Ruhut Poltak Sitompul menggantikan Gede Pasek Suardika, Fraksi Partai Demokrat akan menggunakan lobi-lobi politik ke setiap fraksi.
"Yang jelas sebagai Ketua Fraksi (Partai Demokrat) kami akan lakukan lobi-lobi politik dan itu suatu keniscayaan dalam demokrasi dan bukan suatu hal yang dilarang," kata Ketua Fraksi Partai Demokrat, Nurhayati Ali Assegaf di ruang kerjanya Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (20/9/2013).
Sebelumnya, Nurhayati mengatakan Fraksi Partai Demokrat tidak akan mengubah keputusan dengan menunjuk Ruhut sebagai Ketua Komisi III DPR menggantikan Pasek.
"Kami kira tidak (Ruhut tetap Ketua Komisi III), kenapa harus mengubah. Karena di sini azasnya harus saling menghargai. Kami juga tidak pernah menolak fraksi lain," kata Nurhayati sebelumnya.
Nurhayati pun menilai wajar jika ada penolakan, karena itu dinilainya bagian dari dinamika politik yang biasa terjadi. "Ini kan merupakan dinamika di dalam politik dan biasa, memang ada hak memberikan tanggapan tetapi bukan penolakan," terangnya.
Dalam kesempatan itu, dirinya pun meminta seluruh anggota Komisi III bisa memberikan kesempatan kepada mantan publik figur itu untuk memimpin komisi yang membidangi masalah hukum tersebut.
"Berikan (kesempatan) Pak Ruhut Sitompul memimpin bagaimana dia memimpin. Mungkin saat anggota bisa lebih santai, namun ketika jadi pemimpin harus punya leadership," tuntasnya.
Baca juga berita Fraksi Demokrat kekeuh Ruhut jadi Ketua Komisi III
(kri)