Pencopotan Pasek dan Saan cederai nilai reformasi

Kamis, 19 September 2013 - 17:45 WIB
Pencopotan Pasek dan...
Pencopotan Pasek dan Saan cederai nilai reformasi
A A A
Sindonews.com - Sikap petinggi Partai Demokrat dianggap berlebihan dalam memberikan sanksi, terhadap kadernya yang ikut bergabung dalam organisasi masyarakat (Ormas) Perhimpunan Pergerakan Indonesia (PPI) bentukan Anas Urbaningrum.

Direktur Eksekutif Center for Analysis Research and Development (CARE) Jen Zuldi menegaskan, dengan dicopotnya Gede Pase Suardika dan Saan Mustofa dari jabatannya karena ikut dengan PPI telah mencederai nilai-nilai reformasi.

"Sikap petinggi Demokrat yang menghalangi kebebasan kadernya dalam berorganisasi telah mencederai reformasi, bahkan memunculkan arogansi orde baru," tegas Jen Zuldi, Kamis (19/9/2013).

Petinggi Demokrat, lanjutnya, terlalu berlebihan menanggapi kelahiran Ormas PPI itu. Dijelaskan, dari segi manapun Demokrat tidak bisa melarang kadernya bergabung dengan Ormas PPI.

Dari segi falsafah negara PPI tetap menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, dan tidak bertentangan dengan UUD 1945 yang menjamin setiap orang untuk berkumpul dan berserikat. "Ini jelas-jelas berlebihan, dan seakan dipaksakan. Kecuali PPI itu partai politik," tandasnya.

Dilanjutkan, jika melirik kepada AD/ART Partai Demokrat juga tidak ada pelarangan pengurus partai untuk bergabung dengan ormas tertentu.

"Dalam AD/ART Demokrat itu, kader dilarang bergabung dengan ormas underbow salah satu partai politik tertentu, sementara PPI hanya sebagai ormas terbuka dan bisa dimasukin oleh lintas partai dan golongan," tegasnya.

Klik di sini untuk berita lainnya.
(stb)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Kisah Haru Anak Kuli...
Kisah Haru Anak Kuli Bangunan Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira TNI di Istana
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Amanat Lengkap Presiden...
Amanat Lengkap Presiden Prabowo di Upacara Prasetya Perwira TNI-Polri Tahun 2026
Jenderal Agus Subiyanto...
Jenderal Agus Subiyanto Pastikan TNI Siap Dukung Swasembada Beras
PN Jakarta Selatan Tunda...
PN Jakarta Selatan Tunda Sidang Praperadilan Roy Suryo Jilid 3 Pekan Depan
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved