Komisi II: PKPU dana kampanye terlambat

Jum'at, 13 September 2013 - 03:33 WIB
Komisi II: PKPU dana...
Komisi II: PKPU dana kampanye terlambat
A A A
Sindonews.com - Wakil Ketua Komisi II DPR Arif Wibowo mengakui bahwa Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) terkait dana kampanye terlambat diserahkan. Dia mengatakan seharusnya setelah dilantik sebagai komisioner KPU, peraturan ini segera dibuat.

“Jadi itu yang selalu saya kritik sejak awal. Kalau saya jadi KPU dua bulan setelah dilantik saya harus bereskan dasar hukumnya. Soal ada revisi PKPU itu urusan lain,” katanya saat dihubungi SINDO, Kamis (12 September 2013) malam.

Arif mengatakan setiap dasar hukum memang tidak berlaku surut sehingga memungkinkan beberapa hal tidak tercover untuk dilaporkan. Namun demikian, peraturan ini sudah lahir dan harus ditegakkan. Dia mengatakan bahwa keterlambatan ini tidak akan berpengaruh pada tahapan pemilu.

“Tidak ada kaitannya. Karena yang melaporkan partai. Kalau memang rapi betul harus sudah jauh-jauh hari. Tapi sudahlah ini harus ditegakkan dengan baik,” katanya.

Ia melanjutkan, dalam hal ini KPU harus menegakkan peraturan yang telah ditetapkan. Misalnya terkait dengan sanksi yang akan diberikan jika partai tidak melaporkan dana kampanyenya.

Sehingga, partai harus berperan aktif untuk mensosialisasikan dan mendisiplinkan para calegnya untuk menyerahkan laporan dana kampanye. Pasalnya jika caleg tidak tertib maka yang akan menjadi korban adalah partainya.

“Jika caleg tidak melaporkan maka akan berdampak bagi partainya. Jadi kan nanti diaudit. Misalkan ada 20 caleg satu dapil tertentu kemudian 10 saja yang lapor ini tidak memenuhi syarat pelaporan jadi akan mengorbankan partainya. Makanya tugas partai mendisiplinkan para calegnya. Kalau tidak disiplin para caleg akan merugikan partainya,” ungkapnya
(kri)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Menag Sebut Pesantren...
Menag Sebut Pesantren Sekolah Paling Aman Dunia dan Akhirat
Said Aqil Siradj: Kebangkitan...
Said Aqil Siradj: Kebangkitan Umat Harus Dimulai dari Penguatan Iman yang Hakiki
Dharma Pongrekun Tanggapi...
Dharma Pongrekun Tanggapi Kemenkes: Kalau Semua Sudah Konstitusional, Mengapa Masih Perlu Meyakinkan Publik?
PM Singapura Lawrence...
PM Singapura Lawrence Wong Bertemu Presiden Prabowo Besok, Ini yang Dibahas
IM57+ Desak KPK Usut...
IM57+ Desak KPK Usut Tuntas Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut
Wamenkomdigi Sebut 3...
Wamenkomdigi Sebut 3 dari 5 Anak Palsukan Usia untuk Akses Medsos
Infografis
Mahkamah Konstitusi:...
Mahkamah Konstitusi: Foto Kampanye Tidak Boleh Dipoles Pakai AI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved