Dirjen P2PL klaim jemaah sudah dapat sosialisasi kesehatan

Rabu, 11 September 2013 - 16:47 WIB
Dirjen P2PL klaim jemaah...
Dirjen P2PL klaim jemaah sudah dapat sosialisasi kesehatan
A A A
Sindonews.com - Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kemenkes Tjandra Yoga Aditama mengaku pemerintah sudah mengecek sepuluh embarkasih yang akan berangkat hari ini.

Embarkasi tersebut ialah Medan, Batam, Pondok Gede, Bekasi, Solo, Surabaya, Makassar, Mataram, Balikpapan dan Banjarmasin.

"Dengan adanya beberapa embarkasih, Kantor Kesehatan Pelabuan (KKP) embarkasih yang memberangkatkan ke luar negeri memang perlu mengantisipasinya," katanya saat ditemui di Kemenkes, Rabu (11/9/2013).

Khusus untuk persiapan keberangkatan jemaah, katanya, dalam mengantisipasi infeksi virus corona, pemerintah lakukan sosialisasi kepada panitia penyelenggara ibadah haji (PPIH).

"Distribusi leaflet yang dibagikan kepada calon jemaah dan petugas haji yang berisikan pesan untuk menjaga kesehatan, dan upaya menghindari kemungkinan tertular di Arab Saudi," ungkapnya.

Disamping itu, lanjutnya, dipastikan untuk peralatan pendukung seperti thermal scanner dalam kondisi baik dan siap dipergunakan.

"Kami masukkan pesan singkat mengenai MERS CoV pada welcome speaking, kepada jemaah calon haji yang diberikan oleh KKP saat masuk asrama haji kemarin," ucapnya.

Penyebaran informasi untuk menjaga kesehatan secara menyeluruh juga dilakukan melalui benner dan leaflet yang dapat dibaca jemaah untuk menghindari tertularnya virus corona.

"Jemaah haji juga harus menjaga pola makan, minum dan istirahat yang cukup selama penerbangan untuk menghindari dehidrasi. Penggunaan masker di Arab Saudi harus digunakan," tegas dia.

Dia mengatakan, beberapa kegiatan yang dilakukan oleh petugas KKP setiap embarkasih untuk meningkatkan kesiagaan kesehatan jemaah, seperti rapat koordinasi yang dilakukan secara rutin dengan tim PPIH dan instansi terkait.

"Pembekalan teknis yang diberikan kepada tim kesehatan haji dalam menangani penyakit-penyakit yang diderita jemaah. Pemeriksaan pendahuluan asrama haji yang dilakukan selama tiga kali dibarengi dengan flight catering dan fogging," ujarnya.
(stb)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Infografis
15 Kolonel Pecah Bintang...
15 Kolonel Pecah Bintang Jadi Brigjen TNI usai Dapat Promosi Jabatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved