Lempar jumrah, Komisi VIII DPR minta petugas keamanan ditambah

Rabu, 11 September 2013 - 08:38 WIB
Lempar jumrah, Komisi...
Lempar jumrah, Komisi VIII DPR minta petugas keamanan ditambah
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi VIII DPR RI Ingrid Kansil mengakui, kegiatan lempar jumrah paling riskan jatuh korban, karena itu ia meminta agar jumlah petugas keamanan dan transportasi ditambah.

"Dari sekian banyak prosesi ibadah haji yang paling riskan ketika lempar jumrah (Jamarat) di Mina, ini karena seluruh jamaah haji dari berbagai penjuru dunia terkonsentrasi di satu titik," katanya saat dihubungi Sindonews, Selasa 11 September 2013 kemarin.

Tak hanya itu, politikus Partai Demokrat ini juga meminta kepada Kementerian Agama (Kemenag), agar petugas medis mengecek kesehatan para jamaah secara intens. Hal ini penting dilakukan untuk mengetahui kondisi terakhir setiap jamaah haji asal Indonesia.

"Sehingga ketika prosesi Jamarat berlangsung, jamaah yang diketahuinya sakit disarankan tidak melakukan Jamarat untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," terangnya.

Ia pun mengungkapkan kalau Komisi VIII DPR terus melakukan pengawasan haji, dan akan diadakan evaluasi bersama Kemenag khususnya Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU).

"Pengawasan haji kami lakukan dari awal sampai musim haji berakhir. Setelah itu diadakan evaluasi gabungan antara Komisi VIII DPR dengan Kemenag (Dirjen PHU)," tuntasnya.
(stb)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Korlantas Polri Tunda...
Korlantas Polri Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2026
25 Wilayah Indonesia...
25 Wilayah Indonesia Berpotensi Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Mindanao Filipina
Infografis
Profil Rahayu Saraswati,...
Profil Rahayu Saraswati, Keponakan Prabowo yang Mundur dari DPR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved