SBY tak mau tugas menteri terganggu karena konvensi

Selasa, 10 September 2013 - 16:29 WIB
SBY tak mau tugas menteri...
SBY tak mau tugas menteri terganggu karena konvensi
A A A
Sindonews.com - Ketua Harian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat Syarief Hasan menjelaskan, bahwa Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) tidak ingin konvensi penjaringan Calon Presiden (Capres) Partai Demokrat menghambat kinerja kandidat capres.

SBY tak ingin ajang penjaringan capres Demokrat dijadikan alasan atas menurunnya kinerja seorang menteri yang ikut menjadi peserta.

"Presiden tidak mau menteri terganggu karena konvensi, intinya begitu," ujar Syarief Hasan di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/9/2013).

Menurutnya sangat berat bagi seorang menteri untuk membagi tugas di pemerintahan dengan kegiatan kampanye. "Ini kan kalau mau jadi presiden harus fokus betul, kira-kira begitu," katanya.

Mengenai apakah harus mengundurkan diri atau tidak, menurutnya, hal itu adalah kewenangan dari Presiden SBY.

Sebagaimana diketahui, sejumlah kandidat capres Partai Demokrat yang tengah mengikuti tahap konvensi semi terbuka tercatat sebagai pejabat pemerintahan aktif saat ini. Diantaranya Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan dan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan.

Sementara pejabat pemerintah aktif non kementerian antara lain Ketua Dewan Perwakilan Daerah Irman Gusman, Duta Besar RI untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal, Gubernur Sulawesi Utara Sinyo Harry Sarundajang, Ketua DPR Marzuki Alie, Anggota Komisi I DPR Hayono Isman, anggota Badan Pemeriksa Keuangan Ali Masykur Musa.

Sementara yang berada diluar pemerintahan yakni Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, mantan KSAD Jenderal Purn Pramono Edhie Wibowo, mantan Panglima TNI Endriartono Sutarto.

Namun SBY hanya mengkritisi dua menterinya yang tengah berlaga di ajang Konvensi Capres Demokrat, padahal sejumlah peserta konvensi juga diketahui sebagai pejabat negara aktif saat ini.
(lal)
Berita Terkait
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Kader Muda Demokrat...
Kader Muda Demokrat Dukung KLB Partai Demokrat
Penyerahan Surat Rekomendasi...
Penyerahan Surat Rekomendasi Partai Demokrat untuk Pilkada 2024
Partai Demokrat Keluarkan...
Partai Demokrat Keluarkan 60 Rekomendasi Pilkada 2024, Ada Marshel Widianto dan Gilang Dirga
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved