Golkar harus realistis, jangan paksakan Ical nyapres
Senin, 09 September 2013 - 05:15 WIB
Golkar harus realistis, jangan paksakan Ical nyapres
A
A
A
Sindonews.com - Partai Golongan Karya (Golkar) harus realistis menghadapi peluangnya di Pemilu 2014. Jika ingin menang dalam Pemilu Legislatif dan Pilpres, maka harus menggunakan cara yang dapat memenangkan Golkar.
"Golkar harus realistis, menggunakan strategi pemenangan pemilu yang memang bisa memenangkan partainya," ujar Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Iberamsjah kepada Sindonews, Senin (9/9/2013).
Menurutnya kemenangan Golkar di Pemilu 2014 hanya sebatas mimpi jika tetap mengusung Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebagai capres. Pamor pria yang akrab disapa Ical itu, kata dia, tidak akan terangkat dengan metode pencitraan apapun.
Kasus lumpur Lapindo, di Sidoarjo, cukup memberi catatan buruk bagi Ical. Sementara Jawa Timur merupakan salah satu basis suara terbesar dalam ajang pesta demokrasi lima tahun sekali ini. "Ical beriklan di alam maya pun enggak laku," cetusnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Golkar harus mengusung tokoh yang populer dan memiliki elektabilitas yang tinggi jika ingin mencapai target kemenangan dalam Pilpres 2014. "JK masih punya peluang menang daripada Ical," ucap dia.
"Golkar harus realistis, menggunakan strategi pemenangan pemilu yang memang bisa memenangkan partainya," ujar Pengamat Politik dari Universitas Indonesia Iberamsjah kepada Sindonews, Senin (9/9/2013).
Menurutnya kemenangan Golkar di Pemilu 2014 hanya sebatas mimpi jika tetap mengusung Ketua Umum Golkar Aburizal Bakrie sebagai capres. Pamor pria yang akrab disapa Ical itu, kata dia, tidak akan terangkat dengan metode pencitraan apapun.
Kasus lumpur Lapindo, di Sidoarjo, cukup memberi catatan buruk bagi Ical. Sementara Jawa Timur merupakan salah satu basis suara terbesar dalam ajang pesta demokrasi lima tahun sekali ini. "Ical beriklan di alam maya pun enggak laku," cetusnya.
Lebih lanjut dia mengatakan, Golkar harus mengusung tokoh yang populer dan memiliki elektabilitas yang tinggi jika ingin mencapai target kemenangan dalam Pilpres 2014. "JK masih punya peluang menang daripada Ical," ucap dia.
(lal)