Ini alasan Ical dicalonkan sebagai capres lebih awal
Senin, 02 September 2013 - 17:38 WIB
Ini alasan Ical dicalonkan sebagai capres lebih awal
A
A
A
Sindonews.com - Sudah lama Partai Golkar mengusung Ketua Umum Aburizal Bakrie alias Ical sebagai calon presiden (Capres) untuk pemilihan presiden (Pilpres) 2014. Apa alasan Partai Golkar?
Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari mengatakan, langkah ini dilakukan agar masyarakat bisa menilai Ical lebih awal.
"Semakin dini diajukan maka semakin positif. Rakyat harus diberi waktu dan peluang yang cukup panjang dan leluasa untuk menilai pra capres itu," kata Hajriyanto dalam diskusi 4 pilar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2013).
Dia melanjutkan, dengan begitu diharapkan masyarakat bisa mendapatkan presiden idamannya dengan menilai sejak awal. Menurutnya, respon tak terlalu positif jika partai politik (Parpol) baru mengajukan capres di detik-detik akhir pemilihan.
"Sehingga akan diperoleh presiden yang terbaik pada saat pemilu nanti. Cara mengajukan capres disaat terkahir itu dalam perspektif kepentingan rakyat itu kurang positif karena akan ada waktu yang singkat untuk menilai rekam jejak kekurangan dan kelebihan capres itu," terangnya.
Wakil Ketua MPR ini juga mengatakan, masyarakat bisa menilai kinerja capres lebih lama ketimbang baru dimajukan menjelang Pilpres.
"Kesimpulan rakyat ingin tau apa capres itu betul-betul bekerja atau fokus, karena menjadi presiden itu kan memang posisi presiden itu kan memberikan kepuasan lahir batin luar biasa," tuntasnya.
Ketua DPP Partai Golkar, Hajriyanto Y Thohari mengatakan, langkah ini dilakukan agar masyarakat bisa menilai Ical lebih awal.
"Semakin dini diajukan maka semakin positif. Rakyat harus diberi waktu dan peluang yang cukup panjang dan leluasa untuk menilai pra capres itu," kata Hajriyanto dalam diskusi 4 pilar di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (2/9/2013).
Dia melanjutkan, dengan begitu diharapkan masyarakat bisa mendapatkan presiden idamannya dengan menilai sejak awal. Menurutnya, respon tak terlalu positif jika partai politik (Parpol) baru mengajukan capres di detik-detik akhir pemilihan.
"Sehingga akan diperoleh presiden yang terbaik pada saat pemilu nanti. Cara mengajukan capres disaat terkahir itu dalam perspektif kepentingan rakyat itu kurang positif karena akan ada waktu yang singkat untuk menilai rekam jejak kekurangan dan kelebihan capres itu," terangnya.
Wakil Ketua MPR ini juga mengatakan, masyarakat bisa menilai kinerja capres lebih lama ketimbang baru dimajukan menjelang Pilpres.
"Kesimpulan rakyat ingin tau apa capres itu betul-betul bekerja atau fokus, karena menjadi presiden itu kan memang posisi presiden itu kan memberikan kepuasan lahir batin luar biasa," tuntasnya.
(kri)