Elza batal serahkan data 15 anggota DPR ke KPK

Selasa, 27 Agustus 2013 - 16:03 WIB
Elza batal serahkan...
Elza batal serahkan data 15 anggota DPR ke KPK
A A A
Sindonews.com - Janji untuk membeberkan nama-nama anggota legislator (DPR RI), yang diduga terlibat dalam korupsi proyek pemerintahan hasil pengakuan Muhammad Nazaruddin ternyata urung di ungkapkan Elza Syarief.

Elza Syarief yang juga kuasa hukum Muhammad Nazaruddin terlihat berat untuk menyebut nama-nama anggota DPR, yang inisialnya terdapat dalam audit investigasi BPK.

Saat dicecar wartawan, Elza bahkan tidak berani menyebut secara inisial nama-nama yang konon datanya bakal diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) saat mendampingi kliennya diperiksa penyidik KPK.

"Pokoknya ada. Ada semua datanya sekarang sama saya ini," ujar Elza, sambil melihat isi tasnya, di dalam mobil pribadinya, Gedung KPK, Jakarta, Selasa (27/8/2013).

Sebelumnya, Elza berjanji bakal membeberkan nama-nama 15 anggota DPR RI yang diduga terlibat dalam kasus korupsi di 12 proyek pemerintahan yang diketahui Nazaruddin.

Salah satunya proyek pembangunan pusat pendidikan dan pelatihan sarana olahraga Hambalang, Jawa Barat.
Sebelum itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga mencurigai sejumlah anggota DPR RI diduga terlibat dalam pembangunan proyek sport center Hambalang, Jawa Barat.

Seperti diketahui, terdapat 15 inisial anggota DPR yang disebut BPK terkait dengan dugaan penyimpangan dalam persetujuan anggaran Hambalang. Mereka yakni, MNS (Mahyuddin NS, Partai Demokrat), RCA (Rully Chairul Azwar, Partai Golkar), HA (Hery Akhmadi, PDIP), AHN (Abdul Hakam Naja, PAN), APPS (Angelina Patria Pingkan Sondakh, Partai Demokrat), WK (I Wayan Koster, PDIP), KM (Kahar Muzakir, Partai Golkar), dan JA (Juhaini Alie, Partai Demokrat).

Berikutnya, UA (Utut Adianto, PDIP), AZ (Akbar Zulfakar, PKS), EHP (Eko Hendro Purnomo, PAN), MY (Machmud Yunus, PPP), MHD (Muhammad Hanif Dhakiri, PKB), HLS (Herry Lontung Siregar, Partai Hanura), MI (Mardiana Idraswari, PAN).

Serta nama Kepala Bagian Set Komisi X DPR RI yang berinisial AGS (Agus Salim) yang turut bersama-sama, karena acapkali tidak menyusun risalah Rapat Dengar Pendapat (RDP).

Khususnya Risalah RDP Desember 2010 antara Pimpinan, Kapoksi dan Pokja Anggaran dari Komisi DPR RI dengan pejabat Eselon I Kemenpora.
(stb)
Berita Terkait
Jadi Program Unggulan,...
Jadi Program Unggulan, Sport Center Bulukumba Tak Kunjung Terealisasi
Pembangunan Sport Center...
Pembangunan Sport Center Pangkalan Bun Akan Terus Dilanjutkan
Gubernur Lakukan Groundbreaking...
Gubernur Lakukan Groundbreaking Sumut Sport Center Bertaraf Internasional
Dikaitkan dengan Kasus...
Dikaitkan dengan Kasus Hambalang, Gede Pasek: Akan Kami Hadirkan Bukti Telak
Dukung Sumut Sport Center,...
Dukung Sumut Sport Center, Menpora: Jangan Diragukan Lagi Pak Gubernur
Bebas dari Lapas Sukamiskin,...
Bebas dari Lapas Sukamiskin, Anas Urbaningrum Langsung Sampaikan Pidato Ini
Berita Terkini
Program MBG Perkuat...
Program MBG Perkuat Keadilan Sosial Melalui Pemenuhan Gizi
Pancasila yang Kita...
Pancasila yang Kita Peringati, Pancasila yang Kita Khianati
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Pakar Hukum Pidana: Tak Batalkan Status Tersangka dan Pokok Perkara
Prabowo Puji India:...
Prabowo Puji India: Penduduk 1,4 Miliar, Transisi Pemerintahan Damai
Napi Diusulkan Ikut...
Napi Diusulkan Ikut Komcad usai Amnesti, Menteri Imipas: Belum Final
Kepala BPOM Dorong ASEAN...
Kepala BPOM Dorong ASEAN Perkuat Sistem Darurat Keamanan Pangan
Infografis
15 Lagu Nasional Terbaik...
15 Lagu Nasional Terbaik untuk HUT Ke-80 RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved