Bawaslu dukung larangan menteri nyaleg beriklan

Selasa, 27 Agustus 2013 - 07:29 WIB
Bawaslu dukung larangan...
Bawaslu dukung larangan menteri nyaleg beriklan
A A A
Sindonews.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mendukung penuh Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) tentang pelarangan menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif (caleg) muncul di iklan layanan masyarakat.

Hal itu dikatakan Pimpinan Bawaslu Daniel Zuchron. Menurutnya, pelarangan itu perlu dilakukan,
meskipun para menteri beriklan itu tujuannya mengenai program di kementeriannya masing-masing.

"Ya memang, karena konteksnya ia (Menteri yang jadi caleg) sedang menjadi calon hari ini," ujar Daniel kepada Sindonews, Senin (26/8/2013) malam.

Lebih lanjut dia menuturkan, perlu dukungan pemerintah dalam konteks eksekutif untuk membantu kerja-kerja pemilu yang akan mensosialisasikan pemilu, harus dikoordinasikan dengan pihak KPU. "Jadi, tidak ada anggaran yang sia-sia dalam realisasi itu, karena KPU-lah yang mempunyai kewajiban sosialisasi pemilu," katanya.

"Nah, kalau dalam konteks program, kita tidak tahu ya semua program seluruh kementerian apa saja, tapi yang berpotensi akan disalahgunakan, baik itu calon ataupun kelompok-kelompok tertentu memang tidak boleh. Jadi, aturannya tegas, tidak boleh dilanggar," tambahnya.

Diberitakan Sindonews sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Jero Wacik tak setuju dengan PKPU yang melarang seorang menteri, yang mencalonkan diri sebagai anggota legislatif di DPR RI muncul dalam iklan layanan masyarakat, meskipun tidak bermaksud untuk kampanye.

Menurut Jero Wacik, seorang menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif di Pemilu 2014 tak menjadi masalah memasang iklan layanan masyarakat, asalkan tujuannya tidak untuk kepentingan pencalegan.

"Jadi kalau Menteri tidak boleh pasang iklan untuk pencalegan, itu saya setuju," ujar Jero di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Jumat 23 Agustus 2013.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Satelit China Dukung Houthi Yaman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved