Ini yang jadi fokus kerja sama Indonesia & Kanada
Minggu, 25 Agustus 2013 - 13:42 WIB
Ini yang jadi fokus kerja sama Indonesia & Kanada
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Luar Negeri (Menlu) Marty Natalegawa mempimpin Forum Konsultasi Bersama Indonesia dan Kanada, di Ottawa pada 22 sampai 23 Agustus 2013. Forum ini pertama kalinya dilakukan pada tingkat Menlu.
Pada kesempatan itu, dibahas berbagai prioritas hubungan bilateral Indonesia dan Kanada, antara lain perdagangan dan investasi, kerja sama pendidikan dan kerja sama pembangunan kedua negara.
Tercatat di tahun 2012, Kanada merupakan investor terbesar ke-24 dari 115 investor asing di Indonesia. "Kanada adalah mitra investasi bagi Indonesia," kata Marty lewat rilisnya Minggu (25/8/2013).
Dalam kesempatan forum tersebut, kedua Menlu juga membahas persiapan APEC 2013 di Bali dan masa depan kawasan Asia dan Pasifik khususnya terkait East Asia Summit dan perkembangan terakhir di Laut China Selatan.
Indonesia dan Kanada juga bertukar pandangan mencari solusi permasalahan di Palestina, Suriah, dan Mesir. "Indonesia dan Kanada memiliki peluang besar untuk mendorong adanya sebuah rekonsiliasi dan perdamaian di Timur Tengah," lanjutnya.
Dalam rangkaian Forum Konsultasi Bilateral kedua negara tersebut, juga telah dilakukan Forum Dialog HAM Indonesia-Kanada ke-8 dan Forum Dialog Ekonomi Indonesia-Kanada ke-2. Di sela-sela Forum Konsultasi Bilateral dimaksud ditandatangan MoU kerja sama Indonesia-Kanada mengenai program peningkatan kapasitas penanggulangan terorisme antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Kanada.
Dalam kesempatan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Kanada, The Right Hon. David Johnston, Menlu RI membahas peluang kedua negara untuk dapat berkontribusi bagi perdamaian dan keamanan serta kesejahteraan dunia melalui instrumen soft power. Selain itu Menlu RI dan Gubernur Jenderal juga membahas secara mendalam kerja sama pendidikan Indonesia-Kanada.
Gubernur Jenderal dalam kesempatan tersebut menjelaskan pentingnya konsep pendidikan tinggi yang digabungkan dengan pengalaman kerja di berbagai perusahaan terkemuka dapat diterapkan di Indonesia. Secara khusus, Gubernur Jenderal merujuk kepada salah satu universitas ternama di Kanada yang berhasil mencetak wirausahawan kelas dunia sekelas Blackberry saat mengenyam pendidikan di universitas tersebut.
Pada kesempatan itu, dibahas berbagai prioritas hubungan bilateral Indonesia dan Kanada, antara lain perdagangan dan investasi, kerja sama pendidikan dan kerja sama pembangunan kedua negara.
Tercatat di tahun 2012, Kanada merupakan investor terbesar ke-24 dari 115 investor asing di Indonesia. "Kanada adalah mitra investasi bagi Indonesia," kata Marty lewat rilisnya Minggu (25/8/2013).
Dalam kesempatan forum tersebut, kedua Menlu juga membahas persiapan APEC 2013 di Bali dan masa depan kawasan Asia dan Pasifik khususnya terkait East Asia Summit dan perkembangan terakhir di Laut China Selatan.
Indonesia dan Kanada juga bertukar pandangan mencari solusi permasalahan di Palestina, Suriah, dan Mesir. "Indonesia dan Kanada memiliki peluang besar untuk mendorong adanya sebuah rekonsiliasi dan perdamaian di Timur Tengah," lanjutnya.
Dalam rangkaian Forum Konsultasi Bilateral kedua negara tersebut, juga telah dilakukan Forum Dialog HAM Indonesia-Kanada ke-8 dan Forum Dialog Ekonomi Indonesia-Kanada ke-2. Di sela-sela Forum Konsultasi Bilateral dimaksud ditandatangan MoU kerja sama Indonesia-Kanada mengenai program peningkatan kapasitas penanggulangan terorisme antara Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Kanada.
Dalam kesempatan kunjungan kehormatan kepada Gubernur Jenderal Kanada, The Right Hon. David Johnston, Menlu RI membahas peluang kedua negara untuk dapat berkontribusi bagi perdamaian dan keamanan serta kesejahteraan dunia melalui instrumen soft power. Selain itu Menlu RI dan Gubernur Jenderal juga membahas secara mendalam kerja sama pendidikan Indonesia-Kanada.
Gubernur Jenderal dalam kesempatan tersebut menjelaskan pentingnya konsep pendidikan tinggi yang digabungkan dengan pengalaman kerja di berbagai perusahaan terkemuka dapat diterapkan di Indonesia. Secara khusus, Gubernur Jenderal merujuk kepada salah satu universitas ternama di Kanada yang berhasil mencetak wirausahawan kelas dunia sekelas Blackberry saat mengenyam pendidikan di universitas tersebut.
(maf)