Efektifkah larangan menteri beriklan layanan masyarakat?

Senin, 19 Agustus 2013 - 12:10 WIB
Efektifkah larangan...
Efektifkah larangan menteri beriklan layanan masyarakat?
A A A
Sindonews.com - Efektitivas larangan menteri yang maju sebagai calon anggota legislatif untuk beriklan layanan masyarakat tergantung dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Direktur Eksekutif Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) Titi Anggraini menilai, efektivitas tersebut tergantung dari kesungguhan KPU dan Bawaslu menerapkan peraturan.

Namun Titi juga berharap segenap elemen lapisan masyarakat ikut berkomitmen untuk mengawasi aturan yang akan segera dikeluarkan oleh KPU.

Larangan menteri untuk tidak menggunakan iklan layanan masyarakat karena dikhawatirkan dijadikan media kampanye terselubung, tentu ini demi menciptakan persaingan yang jujur dan adil.

"Apa yang dilakukan sesungguhnya menjadi harapan publik bagi terwujudnya kompetisi yang adil bagi seluruh peserta pemilu," pungkasnya dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Senin (19/8/2013).

Sebelumnya Komisioner KPU Sigit Pamungkas mengatakan, pihaknya akan melarang penyelenggara negara termasuk menteri yang menjadi calon anggota legislatif tidak boleh menggunakan iklan layanan masyarakat.

"Kita akan mengatur pejabat negara pusat dan daerah yang ikut pemilu tidak boleh memanfaatkan iklan layanan masyarakat," kata Sigit di kantor KPU, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Sigit mencontohkan, Menteri atau Ketua DPR/DPRD tidak boleh menggunakan iklan layanan masyarakat atau program kerja di lembaganya. "Misalnya menteri, atau kepala DPRD, iklan tentang hemat listrik, dia iklan memanfaatkan masyarakat," tukasnya.
(hyk)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
KPK Panggil 4 Tersangka...
KPK Panggil 4 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Jatim
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Penanganan Dugaan Kasus...
Penanganan Dugaan Kasus Febrie Adriansyah Jadi Ujian Independensi Penegak Hukum
Anak Ferdy Sambo Ikut...
Anak Ferdy Sambo Ikut Dilantik Presiden Prabowo Jadi Perwira Polri di Istana
Prabowo Lantik Donny...
Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia dan Yos Sunitiyoso Wagub URI
Perindo Dukung Perpres...
Perindo Dukung Perpres Ojol Jadi Payung Penguatan UMKM Digital dan Kesejahteraan Pengemudi
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved