Pengamat: Konspirasi SKK Migas sangat mungkin terjadi

Jum'at, 16 Agustus 2013 - 07:05 WIB
Pengamat: Konspirasi...
Pengamat: Konspirasi SKK Migas sangat mungkin terjadi
A A A
Sindonews.com - Penangkapan Kepala Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas (SKK Migas) Rudi Rubiandini oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengundang kekagetan banyak kalangan. Kelompok yang kaget ini umumnya kadung meyakini sosok Rudi merupakan orang bersih.

Keyakinan itu membuat beberapa kalangan mencoba berpikir konspiratif. Jangan-jangan Rubiandini yang bersih itu menjadi kotor karena “diperalat” kelompok kepentingan yang sedang membutuhkan asupan modal dalam jumlah banyak.

Pengamat Politik dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) Lucius Karus menuturkan, kebetulan hajatan yang sangat dekat dengan asumsi tersebut adalah Konvensi Demokrat. Sehingga, akan sangat mudah mengemas hubungan antara peristiwa penangkapan Rudi dengan konvensi tersebut.

"Pikiran konspiratif di atas sangat mungkin benar. Akan tetapi baiklah kalau kepastiannya menunggu proses penyelidikan yang dilakukan KPK saat ini," ujarnya ketika dihubungi Sindonews, Kamis (15/8/2013) malam.

Menurutnya, memelihara dugaan seperti dikemukakan di atas perlu dilakukan. Karena, dengan demikian upaya untuk membongkar akar suap yang melibatkan mantan Menteri ESDM itu bisa terus diawasi publik.

"Dilihat dari kedekatan hubungan antara Rubiandini kemudian jabatannya sebagai Ketua SKK yang dalam menjalankan tugas bertanggung jawab kepada Menteri ESDM lalu Presiden."

"Dan dua pihak yang disebut terakhir kebetulan memang merupakan figur utama dari hajatan Konvensi Demokrat. Mengaitkan dana besar yang diterima Rudi dengan hajatan konvensi menjadi mudah untuk dibayangkan," sambungnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Sekretaris Komite Konvensi Partai Demokrat Suaidi Marrasabessy menegaskan jika mereka tak memiliki hubungan dengan kasus dugaan suap yang menimpa Kepala SKK Minyak dan Gas (Migas), Rudi Rubiandini.

Suaidi mengutarakan, perkara itu merupakan permasalahan individu dari Rudi sehingga tak ada kaitannya dengan mekanisme konvensi semi terbuka partai berlambang bintang segitiga ini.

"Enggak ada pengaruh, itu permasalahan personal," kata Suaidi saat dihubungi wartawan, Kamis (15/8/2013).

Ia juga meyakini jika Sekretaris Majelis Tinggi Partai Demokrat yang juga Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Jero Wacik tak terlibat dan menerima aliran dana dari perkara tersebut.
(kri)
Berita Terkait
Mantan Bendum Partai...
Mantan Bendum Partai Demokrat M. Nazaruddin Hari Ini Bebas Murni
Tolak KLB Sibolangit,...
Tolak KLB Sibolangit, Demokrat Sumut Tetap Loyal Pada AHY
Pesan Moeldoko ke AHY:...
Pesan Moeldoko ke AHY: Jadi Pemipin Harus Kuat, Jangan Baperan
Siang Nanti Nazaruddin...
Siang Nanti Nazaruddin Blak-blakan soal Korupsi Hambalang? Kubu Moeldoko: Kita Lihat Nanti
Kader Menteri Korupsi,...
Kader Menteri Korupsi, Gerindra dan PDIP Diingatkan Badai Partai Demokrat
Makin Panas, Moeldoko...
Makin Panas, Moeldoko Disebut Bagi-bagi Uang dan Ponsel saat KLB Demokrat di Deli Serdang
Berita Terkini
Prabowo-Narendra Modi...
Prabowo-Narendra Modi Siap Teken 8 Kerja Sama, Pertahanan hingga Teknologi
Praperadilan Tersangka...
Praperadilan Tersangka Kasus Haji Asrul Azis Ditolak, KPK: Lanjutkan Penyidikan
3 Polisi Satresnarkoba...
3 Polisi Satresnarkoba Polres Katingan yang Gugur Terima Kenaikan Pangkat Luar Biasa
Soroti Survei Terbuka...
Soroti Survei Terbuka IndexMundi, Burhanuddin Muhtadi Beberkan Cacat Metodologi Riset Online
KY Bakal Tindak Lanjuti...
KY Bakal Tindak Lanjuti Laporan Kubu Nadiem Makarim
Dugaan Korupsi Pasokan...
Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara, Polri: Negara Rugi Rp5 Triliun Akibat Pemadaman Listrik
Infografis
Aksi Premanisme Makin...
Aksi Premanisme Makin Marak Terjadi di Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved