JK prihatin kondisi keamanan tak kondusif jelang pemilu
Jum'at, 09 Agustus 2013 - 14:09 WIB
JK prihatin kondisi keamanan tak kondusif jelang pemilu
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengaku prihatin dengan kondisi keamanan dalam negeri yang tidak kondusif menjelang Pemilu 2014 ini. Ia berkaca dari dua kejadian penembakan terhadap personel Polri dan petugas lapas.
"Ya kita sangat prihatin dan bersedih akan hal itu," ujar Jusuf Kalla (JK) di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya Nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2013).
Akan tetapi, lanjut dia, bagaimana pun juga berbagai kejadian teror jangan sampai menyurutkan semangat Polri untuk menjaga keamanan.
"Jangan karena itu menjadi surut. Karena dimanapun semua petugas keamanan mempunyai resiko. Tidak ada tanpa resiko," tuturnya menanggapi kasus penembakan terhadap seorang anggota polisi dan petugas lembaga pemasyarakatan belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Umum Partai Golkar ini membantah jika kurang amannya situasi Indonesia saat ini akan berpengaruh pada rencana pergantian pimpinan Polri. Sebab, menurutnya, tidak semua tugas keamanan itu diserahkan penuh kepada Kapolri.
"Ya semuanya kan tidak hanya tergantung Kapolrinya. Tapi semua tergantung suasana umum dan cara Kapolri sendiri menangani kemanan itu," kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini.
"Ya kita sangat prihatin dan bersedih akan hal itu," ujar Jusuf Kalla (JK) di kediamannya, Jalan Brawijaya Raya Nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (9/8/2013).
Akan tetapi, lanjut dia, bagaimana pun juga berbagai kejadian teror jangan sampai menyurutkan semangat Polri untuk menjaga keamanan.
"Jangan karena itu menjadi surut. Karena dimanapun semua petugas keamanan mempunyai resiko. Tidak ada tanpa resiko," tuturnya menanggapi kasus penembakan terhadap seorang anggota polisi dan petugas lembaga pemasyarakatan belum lama ini.
Dalam kesempatan itu, mantan Ketua Umum Partai Golkar ini membantah jika kurang amannya situasi Indonesia saat ini akan berpengaruh pada rencana pergantian pimpinan Polri. Sebab, menurutnya, tidak semua tugas keamanan itu diserahkan penuh kepada Kapolri.
"Ya semuanya kan tidak hanya tergantung Kapolrinya. Tapi semua tergantung suasana umum dan cara Kapolri sendiri menangani kemanan itu," kata Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) ini.
(kri)