Parpol harus netral terhadap setiap calegnya

Kamis, 01 Agustus 2013 - 02:33 WIB
Parpol harus netral...
Parpol harus netral terhadap setiap calegnya
A A A
Sindonews.com - Pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro mengatakan, saat ini memang waktunya semua partai politik (parpol) untuk mengantisipasi konflik di internal.

Pasalnya, dengan sistem suara terbanyak akan ada kemungkinan-kemungkinan jual beli suara di level paling bawah. Apalagi Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota banyak mendapatkan hukuman dari Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

"Banyak sekali yang dipecat dan kena penalti, itu menunjukkan mereka belum profesional dan belum mumpuni. Belum dapat dipercaya benar dalam melakukan itu. Parpol melakukan antisipasi sedini mungkin," kata Siti Zuhro saat dihubungi KORAN SINDO, Rabu (31/7/2013).

Menurutnya, media juga harus memberikan peringatan-peringatan. Sehingga apa yang terjadi di Pemilihan Umum (Pemilu) 2009 kelemahan dan penyimpangan tidak diulang di Pemilu 2014. "Kalau itu terjadi maka akan lebih caos lagi," katanya.

Partai dalam melakukan pengawasan juga harus dilakukan secara transparan. Jangan sampai parpol hanya memihak salah seorang kandidat kader calegnya. "Karena sosok kedekatan dengan pengurus atau pimpinan dan sebagainya sehingga ada yang dirugikan. Hal-hal sepertti itu harus diantisipasi," ungkapnya.

Dalam perjalanannya, Siti menilai bahwa partai belum secara profesional menyelesaikan sengketa di internal partainya. "Yang lalu sebetulnya di internal tetapi antisipasinya bvelum canggih dan efektif sehingga saling ngedumel," ungkapnya.

Parpol harus memikirkan apa yang harus dilakukan agar transparansi dan akuntabilitas. Sehingga tidak saling menjegal. Saling menjegal akan merugika partai itu sendiri. "Jika sengketa tersebut dilakukan secara blak-blakan maka publik akan mendapatkan penilaian buruk dari publik. Misalnya orang yang mendapatkan banyak suara tetapi dicuri suaranya yang lain," ungkapnya.
(maf)
Berita Terkait
Pemerintah Belum Tuntaskan...
Pemerintah Belum Tuntaskan Hak 2.747 Penyelenggara Pemilu 2014
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Bayar Uang Penghargaan Penyelenggara Pemilu 2014
Kebocoran Data Pemilih...
Kebocoran Data Pemilih Pemilu 2014, Ini Kata KPU DIY
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
Peretas Diduga Bobol...
Peretas Diduga Bobol Data Pemilih Pemilu 2014 Melalui KPU
Data Pemilih Pemilu...
Data Pemilih Pemilu 2014 Diduga Dibobol, Termasuk DPT Bantul
Berita Terkini
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Menteri Imipas Dukung Proses Penegakan Hukum
Harta Kekayaan Silmy...
Harta Kekayaan Silmy Karim Rp234,5 Miliar, Kini Jadi Tersangka Dugaan Pemerasan
Saiful Mujani Diperiksa...
Saiful Mujani Diperiksa soal Penghasutan, Todung Mulya Lubis: Ini Absurd
Sony Sanjaya Tulis Pesan...
Sony Sanjaya Tulis Pesan untuk Kepala BGN Nanik S Deyang Sebelum Ditahan, Apa Isinya?
KPK Segel Rumah Wamen...
KPK Segel Rumah Wamen Imipas Silmy Karim
Dadan Hindayana Cs Tersangka...
Dadan Hindayana Cs Tersangka Korupsi, Politikus PDIP Sebut Bolak-balik Singgung Kelemahan Tata Kelola MBG
Infografis
6 Alasan Ribuan Narapidana...
6 Alasan Ribuan Narapidana Masuk Islam di Penjara AS Setiap Tahun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved