PDIP persilahkan KPK selidiki sumber suap ke Emir

Rabu, 24 Juli 2013 - 21:03 WIB
PDIP persilahkan KPK...
PDIP persilahkan KPK selidiki sumber suap ke Emir
A A A
Sindonews.com - PDIP mempersilahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelidiki asal muasal uang suap USD300.000 atau Rp2,8 miliar yang diterima anggota Komisi XI DPR Izendrik Emir Moeis (IEM).

Seperti diketahui, Emir merupakan tersangka kasus dugaan suap pengurusan anggaran proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Tarahan Kabupaten Lampung Selatan Provinsi Lampung, tahun anggaran 2004.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Tjahjo Kumolo menyatakan, pada prinsipnya PDIP tidak ingin intervensi dan ikut campur terkait apa yang sudah menjadi proses penyelidikan dan penyidikan KPK. Untuk itu, partainya mempersilahkan KPK menyelidiki terkait asal-muasal uang suap yang diterima Emir Moeis.

"Kami pada prinsipnya tidak ingin intervensi, ikut campur, apa yang sudah menjadi proses penyelidikan dan penyidikan KPK. (Jadi) silahkan. Kita menghormati. (Detailnya) Silahkan tanya ke pengacara," kata Tjahjo usai menghadiri launching survei Soegeng Sarjadi School of Goverment (SSSG) di Wisma Kodel, Jakarta, Rabu (24/7/13) malam.

Dia memastikan, penetapan dan penahanan Emir tidak ada efek apapun bagi PDIP. Partainya akan terus memantau perkembangan kasus PLTU Tarahan yang tengah ditangani KPK. Dia berharap publik dapat mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam melihat kasus Emir.

"Kalau salah ya ikutin proses. Yang penting ada asas praduga tidak bersalah yang penting hormati itu," tandasnya.

Sebelumnya, Juru Bicara KPK Johan Budi SP menyatakan, kasus suap terhadap Emir belum berhenti sampai penahanan politisi PDIP itu pada Kamis (11/7). Pasalnya KPK akan menyelidiki asal muasal uang suap. Apakah dari uang itu dari uang proyek PLTU atau bukan.

"Uang suap dari mana, sedang diselidiki," kata Johan saat konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (24/7/13).
(kri)
Berita Terkait
KPK Ciduk Crazy Rich...
KPK Ciduk 'Crazy Rich' Samin Tan di Kafe Kawasan MH Thamrin Jakarta
Eni Maulani Saragih...
Eni Maulani Saragih Lunasi Uang Pengganti Kasus Korupsi PLTU Riau-1 Rp5 Miliar
Polri Cegah Halim Kalla...
Polri Cegah Halim Kalla Keluar Negeri Terkait Dugaan Korupsi PLTU
Halim Kalla, Adik JK...
Halim Kalla, Adik JK Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pembangunan PLTU
PLTU Barru OMU Berkomitmen...
PLTU Barru OMU Berkomitmen Catatkan Performa Optimal
Kapal Kargo Samudera...
Kapal Kargo Samudera Sakti III Terbakar di Perairan Tarahan Lampung
Berita Terkini
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Poltracking Temukan...
Poltracking Temukan PDIP Puas Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved