Beri nilai kementerian, Ombudsman bantah tiru UKP4

Rabu, 24 Juli 2013 - 17:01 WIB
Beri nilai kementerian,...
Beri nilai kementerian, Ombudsman bantah tiru UKP4
A A A
Sindonews.com - Ombudsman membantah telah meniru Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) dalam menilai kinerja kementerian.

Hal terkait hasil penelitian atau observasi yang dilakukan Ombudsman terhadap kementerian yang menyelenggarakan pelayanan publik khususnya unit pelayanan perizinan. Penelitian itu sempat menuai protes dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"UKP4 itu bikin rapor. Rapor kementerian-kementerian. Nah kita tidak ingin sama dengan UKP4. Jadi kita membuat zona-zona. Ya biar lebih kreatiflah ya," ujar Anggota Ombudsman Bidang Penyelesaian Laporan dan Pengaduan, Budi Santoso di Hotel Harris, Jalan Dr Saharjo, Jakarta, Rabu (24/7/2013).

Dia lalu menjelaskan, maksud dan tujuan pemberian zona-zona terhadap sejumlah Kementerian, seperti yang dirilis beberapa hari yang lalu.

"Zona merah itu kepatuhannya rendah. Jadi skor-nya 0 sampai 500. Zona merah ini menggambarkan kepatuhannya rendah terhadap Undang-Undang Pelayanan Publik," jelasnya.

Sedangkan zona kuning, lanjut dia, kapatuhannya sedang. Dengan skornya 501 sampai 800. "Zona kuning ini menggambarkan kepatuhannya sedang terhadap Undang-Undang Pelayanan Publik," katanya.

Kemudian zona hijau. Skor dalam zona ini adalah 801 sampai 1000. "Zona hijau ini menggambarkan kepatuhannya tinggi terhadap Undang-Undang Pelayanan Publik," pungkasnya.

Seperti diberitakan Sindonews sebelumnya, Kementerian Sosial (Kemensos) tidak begitu menerima hasil penelitian yang dilakukan Ombudsman terhadap 18 kementerian yang menyelenggarakan pelayanan publik khususnya unit pelayanan perizinan.

Seperti diketahui, Kemensos merupakan salah satu dari lima Kementerian yang mendapat rapor merah karena pelayanan publiknya dianggap buruk atau tidak maksimal. Pihak Kemensos pun mempertanyakan tugas dan fungsi Ombudsman.

"Apa bedanya Ombudsman dengan Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) ? UKP4 kan juga melakukan penilaian kepada Kementerian-kementerian. Seharusnya ombudsman kordinasi dulu dong. Memang Ombudsman punya kewenangan menilai ? Itu namanya teman makan teman,"ujar Kepala Biro Humas Kemensos Benny Setia Nugraha kepada Sindonews saat dihubungi, Senin 22 Juli 2013.

Oleh karena itu dia memperingatkan Ombudsman agar tidak ikut-ikutan UKP4, yakni menilai kinerja Kementerian. "Tugas Ombudsman jangan begitulah, jangan ikut-ikutan,"cetusnya.

Selain itu, dia pun mempertanyakan apakah Ombudsman mengetahui sejumlah tugas yang telah dicapai Kemensos selama ini. "Apa Ombudsman tahu kita beri pelayanan kepada masyarakat terpencil ?,"pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Dongkrak Kinerja Kabinet!
Reshuffle Kabinet Diyakini...
Reshuffle Kabinet Diyakini Mampu Genjot Kinerja
Persepi Sebut Opini...
Persepi Sebut Opini Publik Tak Sepenuhnya Jadi Ukuran Kinerja Kementerian
Perombakan Kabinet Dinilai...
Perombakan Kabinet Dinilai Masih Menunjukkan Politik Transaksional
Perbaiki Kinerja Kabinet,...
Perbaiki Kinerja Kabinet, Relawan Jokowi Dorong Reshuffle
Reshuffle Kabinet Harus...
Reshuffle Kabinet Harus Berbasis Kinerja, Bukan Letupan Politik
Berita Terkini
Breaking News! Febrie...
Breaking News! Febrie Adriansyah Ditahan Kejagung
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Infografis
Trump Beri Batas Waktu...
Trump Beri Batas Waktu 100 Hari untuk Akhiri Perang Ukraina-Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved