Pengguna internet tak percaya politik

Selasa, 23 Juli 2013 - 17:06 WIB
Pengguna internet tak...
Pengguna internet tak percaya politik
A A A
Sindonews.com - Indikator Politik Indonesia menyebutkan jika semakin sering pemilih mengakses internet, maka semakin rendah kepercayaan terhadap institusi politik.

"Mengakses internet termasuk mengikuti jejaring sosial media, seperti twitter dan facebook. Semakin sering mengakses internet, maka semakin jelek pandangan publik terhadap politisi," kata Direktur Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi dalam pemaparan hasil survei bertemakan "Internet, Apatisme, dan Alienasi Politik" di Hotel Indonesia Kempinsky, Jakarta Pusat, Selasa (23/7/2013).

Sebelumnya, Indikator Politik Indonesia meriris hasil surveinya, jika 59 persen politikus cari keuntungan sendiri dan 72 persen masyarakat Indonesia tidak tertarik masalah politik atau pemerintahan.
(stb)
Berita Terkait
Masa Depan Politik di...
Masa Depan Politik di Indonesia: Politik Dinasti?
Rakernas Perdana di...
Rakernas Perdana di Surabaya, Partai Mahasiswa Indonesia Berkomitmen Tingkatkan Partisipasi Politik Anak Muda
Demokrasi Indonesia...
Demokrasi Indonesia Dinilai Masih Diwarnai Politik Identitas
Politik Santuy atau...
Politik Santuy atau Politik Baperan
Mimbar Demokrasi Melawan...
Mimbar Demokrasi Melawan Politik Dinasti
Crab Mentality Penggerus...
Crab Mentality Penggerus Soliditas Bangsa
Berita Terkini
Ketua BEM FH UBK Akui...
Ketua BEM FH UBK Akui Terima Rp20 Juta, DPR: Polri Harus Investigasi
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Jalani Sidang Pembacaan Dakwaan Hari Ini
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Roy Suryo Tegaskan Jokowi...
Roy Suryo Tegaskan Jokowi Harus Hadir di Pengadilan: Nggak Boleh Mengakali dengan Zoom
Jalur Medan-Berastagi...
Jalur Medan-Berastagi Tak Lagi Memadai
Perompak Somalia Sandera...
Perompak Somalia Sandera 4 WNI, DPR Minta TNI dan Kemlu Bikin Contingency Plan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved