Fitra: Audit terhadap proyek Pantura minim

Senin, 22 Juli 2013 - 06:02 WIB
Fitra: Audit terhadap...
Fitra: Audit terhadap proyek Pantura minim
A A A
Sindonews.com - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menduga potensi penyimpangan proyek jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) sangat besar. Disebutkan, hal itu bisa terjadi karena pengawasan yang sangat longgar.

Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dinilai luput memberi perhatian terhadap proyek ini, padahal perbaikan sudah terjadi dari tahun ke tahun. Fitra pun menyayangkan anggota DPR yang mudah memberikan persetujuan anggaran untuk perbaikan jalur Pantura ini.

"Terlalu gampang sekali. Hal ini bisa dilihat dari audit terhadap proyek Pantura minim, dan tidak ada evaluasi dari anggota DPR," ujar Direktur Advokasi dan Investigasi Fitra Ucok Sky Khadafi kepada Sindonews, Minggu (21/7/2013) malam.

Menurutnya, biasanya pihak Kementerian PU punya dalih untuk menutupi adanya penyimpangan ini, karena kerusakan jalur Pantura itu disebabkan padatnya kendaraan. Dalih lainnya, kendaraan yang melintas selalu kelebihan muatan sehingga membuat jalan cepat rusak.

"Alasannya tentu curah hujan kadang-kadang tinggi. Alasan lainnya bisa karena jeleknya drainase di sepanjang jalur Pantura," tandas Ucok.

Ia menilai, seharusnya Komisi V DPR bisa mendorong dibangunnya drainase di sisi jalur Pantura agar tidak ada menjadi alibi Kementerian PU.

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengaku mengendus adanya potensi dugaan korupsi dalam perbaikan infrastruktur jalur Pantura.

"Diduga ada potensi korupsi, yes. Tapi KPK masih dalam kajian-kajian," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto saat buka bersama dengan wartawan di Kantor KPK, Jakarta, Jumat 19 Juli 2013.

Kendati demikian, kasus dugaan korupsi masih dalam tahap pengkajian. Ia menjelaskan, jika ada data yang akurat maka KPK segera menindaklanjuti. Tapi sampai saat ini masih belum sampai ke tahap penindakan.

"Kalau emang ada yang akurat mengenai ini, kita dorong kasus ini untuk kajian lebih lanjut di dumas (pengaduan masyarakat," tambahnya.

Saat ini, sambung mantan pengacara LPS ini, KPK masih mengumpulkan informasi terkait dugaan korupsi jalur Pantura. Dijelaskannya, belum ada kesimpulan dari proyek perbaikan jalur Pantura tersebut.

"KPK kumpulkan informasi siapa pengusaha yang buat jalan itu, jangan-jangan proyeknya sama, dibuat oleh perusahaan yang sama," tukas Bambang.
(kri)
Berita Terkait
Rekayasa Jalur Pantura
Rekayasa Jalur Pantura
Potret Pesona Pantura...
Potret Pesona Pantura dan Pansela, Jalur Non Tol yang Ingin Dihidupkan Kembali
Rebranding Fave Pamanukan...
Rebranding Fave Pamanukan Hadirkan Standar Baru Hotel Budget di Pantura
Senin Pagi, Arus Balik...
Senin Pagi, Arus Balik di Jalur Arteri Pantura Cirebon Ramai Lancar
Ini 5 Jalur Angker Rawan...
Ini 5 Jalur Angker Rawan Kecelakaan Beserta Mitos yang Membalutnya
Jalur Pantura Brebes...
Jalur Pantura Brebes Lengang, Pemudik Diduga Lewat Jalur Tikus
Berita Terkini
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Boni Hargens: Transformasi...
Boni Hargens: Transformasi Polri Harus Dinilai Secara Komprehensif, Bukan dari Satu Indeks
Perlambatan Ekonomi...
Perlambatan Ekonomi Tekan Pendapatan, Agus Taufiq Perindo Desak Perluasan Lapangan Kerja
23 Prajurit Kopassus...
23 Prajurit Kopassus dan Kostrad Dapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa dari Panglima TNI
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Pertaruhan Tugas Bulog...
Pertaruhan Tugas Bulog saat Stok Beras Jumbo
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved