Survei: Parpol institusi paling kurang dipercaya
Selasa, 16 Juli 2013 - 12:04 WIB
Survei: Parpol institusi paling kurang dipercaya
A
A
A
Sindonews.com - Lembaga Survei Nasional (LSN) memaparkan hasil survei terhadap sejumlah institusi non pemerintah. Parpol menjadi institusi paling kurang dipercaya.
Survei dilakukan LSN mulai 1-10 Mei 2013 dan dilakukan menyeluruh di 33 provinsi seluruh Indonesia. Dari temuan survei LSN, semua intitusi demokrasi hasil penelitiannya menempatkan partai politik (parpol) sebagai intitusi paling kurang dipercaya oleh publik ketimbang intitusi demokrasi lainnya.
"Meskipun demikian tidak semua intitusi demokrasi memperoleh kepercayaan yang cukup signifikan dari publik, salah satu intitusi demokrasi yang integritasnya paling kurang dipercaya publik adalah partai politik," kata Peneliti Utama LSN, Gema Nusantara, dalam paparan hasil surveinya, di Hotel Grand Menteng, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Dalam penelitiannya, LSN melakukan survei dari populasi seluruh warga negara Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun. Sedangkan teknik penelitian menggunakan sistem sampel acak bertingkat (multistage random sampling) dari jumlah sampel sebesar 1230, dengan tingkat kesalah (margin of eror) sekitar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.
Selain itu, pengumpulan data survei dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan bantuan/pedoman kuesioner. Selanjutnya, jumlah responden berbanding yang terdistribusi 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.
Survei dilakukan LSN mulai 1-10 Mei 2013 dan dilakukan menyeluruh di 33 provinsi seluruh Indonesia. Dari temuan survei LSN, semua intitusi demokrasi hasil penelitiannya menempatkan partai politik (parpol) sebagai intitusi paling kurang dipercaya oleh publik ketimbang intitusi demokrasi lainnya.
"Meskipun demikian tidak semua intitusi demokrasi memperoleh kepercayaan yang cukup signifikan dari publik, salah satu intitusi demokrasi yang integritasnya paling kurang dipercaya publik adalah partai politik," kata Peneliti Utama LSN, Gema Nusantara, dalam paparan hasil surveinya, di Hotel Grand Menteng, Jakarta, Selasa (16/7/2013).
Dalam penelitiannya, LSN melakukan survei dari populasi seluruh warga negara Indonesia yang minimal telah berusia 17 tahun. Sedangkan teknik penelitian menggunakan sistem sampel acak bertingkat (multistage random sampling) dari jumlah sampel sebesar 1230, dengan tingkat kesalah (margin of eror) sekitar 2,8 persen dan tingkat kepercayaan (level of confidence) sebesar 95 persen.
Selain itu, pengumpulan data survei dilakukan dengan menggunakan teknik wawancara tatap muka dengan bantuan/pedoman kuesioner. Selanjutnya, jumlah responden berbanding yang terdistribusi 50 persen laki-laki dan 50 persen perempuan.
(lal)