PKS curiga pembahasan UU Pilpres ditunda

Rabu, 10 Juli 2013 - 18:54 WIB
PKS curiga pembahasan...
PKS curiga pembahasan UU Pilpres ditunda
A A A
Sindonews.com - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI sepakat, untuk menunda pembahasan Undang-Undang (UU) Pemilu Presiden (Pilpres) hingga Oktober 2013, setelah dalam pleno sebelumnya tidak ditemukan kesepakatan.

"Yah kalau saya pribadi kecewa, kenapa ditunda lagi, terus juga agenda pengambilan keputusan sudah dua kali," kata anggota Baleg Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Indra, di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (10/7/2013).

Indra menduga, ada motif lain di balik penundaan itu. Kata dia, hal ini sengaja dilakukan agar tidak ada lagi revisi UU Pilpres, karena masalah terhimpitnya waktu dengan Pemilu 2014.

"Nah, saya curiga pola ini sengaja dilakukan untuk buying time, jadi UU Pilpres tidak mungkin direvisi (dengan waktu yang singkat dari pemilu)," ucapnya.

Sebelumnya, Baleg menggelar pleno pembahasan UU Pilpres, namun hal ini kembali mandek, karena banyaknya pendapat maupun pandangan setiap fraksi yang belum dapat disimpulkan, mengenai peraturan tersebut.

"Sementara pembahasan (UU Pilpres) diberhentikan, atau diendapkan lebih dahulu, supaya kesempatan Juli, September, kalau ada usaha dari rekan fraksi dilakukan dipersilakan. Kalau sudah mendekati tahapan presiden, harus sudah ada keputusan," ucap Ketua Baleg DPR RI, Ignatius Mulyono, saat pimpin rapat Baleg di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan.

Keputusan penundaan ini pun tidak mendapatkan penolakan dari masing-masing fraksi di DPR RI, dengan begitu, maka belum ada kesimpulan terhadap kepastian UU itu. "Dengan demikian keputusan berikutnya, sekarang ditunda, kita putusakan pada masa sidang satu tahun 2013-2014," tuntasnya sembari mengetuk palu tanda penutupan rapat.
(maf)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Sony Sonjaya Siap Jadi...
Sony Sonjaya Siap Jadi Justice Collaborator, Bakal Ungkap Orang Besar yang Jadi Dalang
Infografis
Donald Trump: Kamala...
Donald Trump: Kamala Harris Menang Pilpres AS, Israel akan Lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved