Cegah presiden rangkap jabatan, UU Pilpres harus direvisi

Senin, 08 Juli 2013 - 13:53 WIB
Cegah presiden rangkap...
Cegah presiden rangkap jabatan, UU Pilpres harus direvisi
A A A
Sindonews.com - Undang-Undang Pemilihan Presiden (UU Pilpres) diminta untuk dilakukan revisi, untuk mencegah presiden merangkap jabatan dalam pemerintahan.

Hal itu disampaikan Ketua Fraksi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Sarifuddin Sudding. Dia mengatakan telah meminta anggota Fraksi Partai Hanura di Badan Legislatif (Baleg) DPR RI untuk menyampaikan usulan revisi rancangan itu.

Ada dua alasan utama mengapa partai pimpinan Wiranto ini menolak UU Pilpres sebelumnya. Pertama adalah besaran Presidential Threshold (PT) yang dianggap menyalahi UUD 1945.

"Kami berharap tidak ada lagi Presidential Threshold, tetapi parpol yang lolos di Parlementary Threshold berhak mengajukan (capres). Tidak lagi ada lagi PT, karena amanat konstitusi Pasal 6 A tidak mengatur (PT)," katanya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (8/7/2013).

Alasan lain RUU Pilpres diminta agar direvisi adalah mereka menginginkan adanya satu aturan bahwa kepala negara dapat melepaskan jabatannya di partai politik.

"Saya sudah minta anggota saya di Baleg agar dikawal agar adanya perubahan tidak hanya PT, tetapi juga presiden yang memimpin bangsa ini agar melepaskan jabatannya di partai, ini kan tdk optimal," tegasnya.

Anggota Komisi III ini pun meminta agar anggota DPR RI yang duduk di Baleg bisa memikirkan ulang untuk melakukan revisi rancangan peranturan tersebut.

"Saya berharap ini jangan mengedepankan ego dan tirani dalam pengambilan keputusan tetapi mengedepankan pendudukan bangsa kita ke depan, karena akan banyak calon akan semakin baik, dan membuka ruang kepada publik untuk menilai," pungkasnya.
(lal)
Berita Terkait
Kawal Pilpres Berintegritas,...
Kawal Pilpres Berintegritas, MK Sebaiknya Tunda Sidang Uji Materi UU Pemilu
Tegas! Ganjar Bakal...
Tegas! Ganjar Bakal Revisi UU Cipta Kerja jika Menang Pilpres 2024
Tegaskan Presiden Punya...
Tegaskan Presiden Punya Hak Berkampanye, Jokowi: Jangan Ditarik ke Mana-mana
Prabowo-Gibran Menang...
Prabowo-Gibran Menang Pilpres, Ketua Umum Relawan Betawi RPG Singgung UU DKJ
Dorong Revisi UU Pemilu,...
Dorong Revisi UU Pemilu, PKS Tidak Ingin Ada Politik Identitas di Pilpres
Profil Almas, Penggugat...
Profil Almas, Penggugat UU Pemilu yang Buka Jalan Gibran Maju di Pilpres 2024
Berita Terkini
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Infografis
Delcy Rodriguez, Presiden...
Delcy Rodriguez, Presiden Sementara Venezuela yang Dijuluki Harimau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved