Kasus Century terhalang Kekuasaan

Minggu, 07 Juli 2013 - 10:33 WIB
Kasus Century terhalang...
Kasus Century terhalang Kekuasaan
A A A
Sindonews.com - Kasus bailout Bank Century hingga kini masih belum menemukan titik terang terkait siapa dalang dibalik kasus tersebut, dan siapa yang menikmati dana Rp6,7 triliun yang telah merugikan negara.

Anggota Timwas Century Bambang Soesatyo mengakui, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dipercaya untuk menuntaskan kasus ini masih terhalang oleh faktor politik. Bambang menduga ada keterlibatan penguasa jika kasus ini terbongkar.

"Faktor politik dan kekhawatiran timbulnya goncangan yang mengarah kepada kondisi instabilitas tentu menjadi pertimbangan KPK untuk menyelesaikan kasus Century," kata Bambang dalam pesan singkatnya kepada Sindonews, Jakarta, Minggu (7/7/2013).

Hal ini, kata Bambang, membuat Timwas Century putus asa membongkar dalang di balik kasus ini. Karena menurutnya kasus ini baru bisa terbongkar hingga ke akar-akarnya ketika peminpin pemerintahan saat ini lengser dari kekuasaannya.

"Makanya saya tidak lagi antusias, skandal keuangan terbesar pasca reformasi ini belum bisa tuntas selama rezim pemerintahan saat ini masih berkuasa," ungkap Bambang.

Bambang pun mengatakan sebenarnya KPK sudah memberi lampu hijau untuk membongkar kasus bailout bank Century, setelah KPK mendapatkan bukti-bukti baru dari Sri Mulyani yang pada waktu itu menjadi bagian terpenting di Bank Indonesia (BI) untuk mencairkan dana sebesar Rp6,7 triliun tersebut.

Namun tetap saja KPK tidak bisa melanjutkan penyidikan, karena kasus Century ini akan mengarah pada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Sebenarnya KPK sudah memberi sinyal kepada publik bahwa aktor utama kasus Century ini sudah terang menderang. Pernyataan pimpinan KPK bahwa hasil pemeriksaan Sri Mulyani di AS telah mengarah kepada tokoh tertentu yang kemudian diikuti dengan penggeledahan di BI sesungguhnya telah mengkonfirmasi siapa sesungguhnya tokoh yang dimaksud," tandas Bambang.
(lal)
Berita Terkait
Eks Deputi Gubernur...
Eks Deputi Gubernur BI Budi Mulya Ajukan Peninjauan Kembali ke MA
Batalkan Putusan PK...
Batalkan Putusan PK Pertama, MA Bebaskan Terpidana Bank Century
International Budget...
International Budget Partnership: Perpu Covid-19 Untuk Kepentingan Elit Ekonomi dan Politik
Mau Punya Mobil Seperti...
Mau Punya Mobil Seperti CEO Toyota? Siap-Siap, Century GRMN SUV Segera Meluncur!
Fahri Sindir Proyek...
Fahri Sindir Proyek Kereta Cepat: Presiden Nyaris Disalahkan karena Talangi Bank Rugi
3 Film yang Memiliki...
3 Film yang Memiliki Alur Cerita Mirip 20th Century Girl, Kisah Cinta Pertama Berakhir Nyesek
Berita Terkini
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan Jilid 3 Roy Suryo Digelar di PN Jakarta Selatan Hari Ini
TNI-Polri Harus Profesional,...
TNI-Polri Harus Profesional, Prabowo: Jangan Ada Loyalitas Korps yang Sempit
Pakar Hukum Didit Wijayanto...
Pakar Hukum Didit Wijayanto Sebut Dian Sandi Harusnya Terkena Pasal 32 UU ITE, Bukan Roy Suryo
Lantik 1.177 Perwira...
Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Prabowo: Pangkat adalah Amanah dan Kepercayaan Rakyat
Prabowo Lantik 1.177...
Prabowo Lantik 1.177 Perwira TNI-Polri, Anugerahkan Adhi Makayasa ke Lulusan Terbaik
Akademisi UI: Indonesia...
Akademisi UI: Indonesia Perlu Regulasi Atasi Ancaman Spionase dan Siber
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved