Jua-beli tanah wakaf, Hilmi & LHI dilaporkan

Kamis, 04 Juli 2013 - 16:40 WIB
Jua-beli tanah wakaf,...
Jua-beli tanah wakaf, Hilmi & LHI dilaporkan
A A A
Sindonews.com - Persoalan yang menjerat Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) nampaknya tidak ada habis-habisnya. Kali ini mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tersebut akan dilaporkan telah membeli tanah wakaf dari Ketua Majelis Syuro PKS Hilmi Aminuddin.

Tanah dan bangunan wakaf tersebut terletak di kawasan Loji Timur, Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Salah satu ahli Waris Faisal Rahmat, rencananya akan mempersoalkan permasalahan ini ke meja hijau.

"Kami juga sudah siapkan pengacara untuk praperadilan masalah ini," kata pendiri Partai Keadilan (PK) Yusuf Supendi di kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Kamis (4/7/2013).

Menurut Pasal 40 Undang-undang Nomor 41 Tahun 2004 tentang wakaf, kata Supendi, rumah tersebut tidak bisa dijual-belikan. Sehingga ahli waris akan menempuh jalur hukum.

Pada kesempatan yang sama, Faisal Rahmat salah satu ahli waris dari 7 bersaudara mengaku rumah tersebut sudah diwariskan kepada ahli waris.

Perlu diketahui, ahli waris menjual tanah seluas 700 meter dan di atas tanah tersebut terdapat sebuah bangunan dengan harga Rp350-Rp500 juta. Berdasarkan perjanjian awal, tanah wakaf tersebut tidak boleh dijual oleh Hilmi, karena ahli waris akan kembali membeli tanah beserta bangunan tersebut.

Namun seiring berjalannya waktu, ternyata Hilmi menjual tanah dan bangunan tersebut kepada Lutfhi dengan harga miliaran rupiah.

"Waktu itu karena adanya musibah terhadap keluarga, akhirnya ada ide untuk dijual. Secara ekplisit kedua orangtua saya mewakilkan wakaf tersebut pada Adik saya Hajah Isma Aidah. Oleh Isma dijual pada mertua sendiri yaitu Hilmi," tukas Faisal.

Sementara itu, rumah tersebut saat ini sudah disita oleh KPK lantaran diduga ada kaitannya dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU) mantan anggota DPR itu, Luthfi Hasan Ishaaq. Dia datang ke KPK juga menyampaikan keberatan atas penyitaan tersebut.
(stb)
Berita Terkait
Pedagang Daging Pilih...
Pedagang Daging Pilih Mogok Jualan
Menimbang Ulang Impor...
Menimbang Ulang Impor Daging Kerbau
Pemerintah Janji Tinjau...
Pemerintah Janji Tinjau Ulang Kuota Impor Daging Sapi
Siap-siap! RI Akan Impor...
Siap-siap! RI Akan Impor Daging Sapi dari Meksiko
7 Negara Pengekspor...
7 Negara Pengekspor Daging Terbesar ke Indonesia, yang Terakhir: Percaya Enggak Percaya!
Pedagang Daging Masih...
Pedagang Daging Masih Ada yang Mogok, Jappdi Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved