ICT pengaruhi pelajar untuk tawuran dan anarkis

Minggu, 30 Juni 2013 - 11:38 WIB
ICT pengaruhi pelajar...
ICT pengaruhi pelajar untuk tawuran dan anarkis
A A A
Sindonews.com - Kecanggihan Information Communication Technology (ICT) ditengarai mempengaruhi prilaku kekerasan atau tawuran yang dilakukan oleh pelajar.

Menurut Pejabat Rektor Universitas Indonesia (UI), Muhammad Anis, perkembangan media sosial yang begitu cepat serta informasi apapun yang mudah diunduh dari internet, ikut mempengaruhi psikologis pelajar untuk meniru pengaruh yang negatif. Sementara budaya lokal terus tergerus budaya dari luar.

"Saya sebagai orang teknik, saya melihat tawuran itu datangnya lewat ICT, perkembangan yang begitu cepat mudah di download, dari twitter dan lainnya membuat kita enggak siap, dan budaya jadi rentan," ujar Ahli Metalurgi ini dalam Konferensi Pers, di Gedung Rektorat UI, Depok, Minggu (30/06/2013).

Hal senada diungkapkan Dekan Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI Bambang Wibawarta. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mampu menjaga titik singgung budaya dari luar dan budaya lokal.

"Paling penting menjaga titik singgung budaya dari luar, kita bukan melarang bisa mengakses gadgetnya. Anomali pasti masih ada. Sistem pendidikan saat ini dari informal dan formal sampai perguruan tinggi, kami lah yang bisa menjaga. Suka enggak suka akan tetap mengejar kita," jelas Bambang yang kini menjabat Wakil Rektor I UI Bidang Pendidikan.

Proses internalisasi dan value dilakukan selama 24 jam gencar lewat media. Karena itu, kata Bambang, UI mengembangkan Mata Kuliah Pengembangan Kepribadian Terintegrasi (MPKT) atau kuliah wajib kepada setiap mahasiswa baru selama dua semester.

"MPKT mampu menginternalisasi nilai - niai, akan bantu itu ke mahasiswa, akan memberikan masukan. MPKT banyak yang diajarkan dari mulai muatan anti korupsi, gotong royong, kebangsaan, ekonomi kerakyatan, wirausaha, lingkungan hidup. Dimana dulu ada yang namanya rembug desa atau gotong royong. Karena selama ini tak ada usaha sistematis untuk menginternalisasi transfer budaya," tutup Bambang.
(rsa)
Berita Terkait
Gagal Tawuran, Pelajar...
Gagal Tawuran, Pelajar Ini Mewek Saat Dijemput Orang Tuanya di Kantor Polisi
Ditangkap Polisi, 25...
Ditangkap Polisi, 25 Pelajar di Bekasi Berlutut Minta Maaf kepada Orang Tua
Antisipasi Tawuran Pelajar...
Antisipasi Tawuran Pelajar dengan Pendidikan Karakter di Sekolah
Razia Pelaku Tawuran...
Razia Pelaku Tawuran Pelajar di Serang, Polisi Amankan Celurit hingga Samurai
Rekaman Tawuran Pelajar...
Rekaman Tawuran Pelajar SMP di Sukabumi Tersebar, Diduga Akan Dijadikan Konten Medsos
Tawuran di Bogor, 2...
Tawuran di Bogor, 2 Pelajar Terluka Kena Sabet
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved